Kupang, GBRNews.id – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena dan Johni Asadoma (Melki-Johni), hadir dengan visi besar untuk membawa NTT ke arah yang lebih baik.
Salah satu fokus utama mereka adalah menuntaskan masalah perdagangan manusia (human trafficking), sebuah isu yang masih menjadi mimpi buruk bagi banyak warga NTT.
Dalam jumpa pers di Kantor DPD I Golkar NTT pada Jumat (13/9/2024), Johni Asadoma menegaskan bahwa human trafficking masih menjadi “pekerjaan rumah” besar bagi pemerintah yang harus segera dituntaskan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Johni mengungkapkan keprihatinannya atas banyaknya warga NTT yang meninggal dunia saat bekerja di luar negeri. Fenomena ini terjadi setiap tahun dan membutuhkan penanganan serius.
Ia berjanji, jika terpilih, fokus utama mereka adalah melindungi dan menyelamatkan warga NTT dari jeratan perdagangan manusia.
“Kami akan memberi perhatian lebih terhadap persoalan ini. Tidak ada lagi warga NTT yang menjadi korban perdagangan orang. Kami siap bekerja keras untuk menyelesaikan masalah ini,” tegas Johni.
Namun, Melki-Johni tak hanya terpaku pada isu perdagangan manusia. Mereka memiliki visi besar untuk NTT, mencakup berbagai sektor krusial seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi, listrik, air, hingga telekomunikasi.
Menurut Johni, mereka bertekad menghadirkan solusi nyata melalui program-program terencana dan terstruktur yang akan menjadi prioritas jika dipercaya rakyat memimpin NTT.
Melki Laka Lena menambahkan bahwa untuk memajukan NTT dibutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak. Tidak hanya pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat harus terlibat dalam mewujudkan NTT yang lebih maju.
Ia menekankan pentingnya visi besar untuk menciptakan peningkatan kesejahteraan bagi seluruh rakyat NTT.
“Intinya visi besarnya itu, kita ingin NTT maju dari aspek ekonomi. Pendapatan masyarakat menjadi tinggi. Masyarakat NTT sehat, NTT cerdas. Seluruh anak NTT bisa bersekolah dan cerdas,” jelas Melki.
Melki juga menegaskan bahwa mereka akan melanjutkan semangat perjuangan Presiden Jokowi dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, terutama dalam program hilirisasi.
Di bawah kepemimpinan mereka, program hilirisasi di NTT akan difokuskan pada sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan UMKM. Melki percaya, sektor-sektor ini adalah kunci dalam meningkatkan ekonomi rakyat.
“Hilirisasi akan kita fokuskan di UMKM. Ini semua butuh kolaborasi semua pihak, karena spirit Ayo Bangun NTT membutuhkan energi banyak orang. Hal yang sama juga akan dilakukan untuk komunitas diaspora NTT,” jelas. Ketua DPD I Golkar NTT itu.
Penulis : Rino
Editor : Redaksi










