Tongkrongan Disorot, Camat Komodo Minta Maaf dan Tegaskan Pelayanan Humanis dan Kekeluargaan

- Redaksi

Jumat, 24 Oktober 2025 - 07:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, GBRNews.id – Sorotan publik terhadap pelayanan buruk di salah satu tongkrongan di halaman depan Kantor Camat Komodo akhirnya direspons serius oleh pihak kecamatan. Tak menutup mata, Camat Komodo Marthinus M. Irwandy, SH, atau akrab disapa Iwan, menyampaikan permintaan maaf terbuka dan menegaskan pentingnya pelayanan yang humanis dan kekeluargaan bagi seluruh pelaku UMKM.

“Atas peristiwa itu saya minta maaf. Ini jadi pelajaran dan bahan koreksi bagi kami serta pelaku usaha yang beroperasi di sini, terutama dari sisi pelayanan,” ujar Camat Iwan kepada GBRNews.id, Kamis (23/10/2025).

Menurutnya, keberadaan tongkrongan tersebut berawal dari inisiatif pemberdayaan wirausaha di lingkungan Kecamatan Komodo, bekerja sama dengan anggota PKK Kecamatan. Namun, ia menegaskan, semangat berwirausaha tak boleh mengabaikan etika dan sikap melayani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sejak awal sudah saya imbau, pelayanan harus humanis, kekeluargaan, dan prima. Orang datang bukan hanya beli, tapi mencari suasana dan kenyamanan,” tegasnya.

Camat Iwan menjelaskan, tongkrongan tersebut beroperasi dari petang hingga pagi hari tanpa menggunakan musik keras. Menurutnya, Labuan Bajo adalah kota yang hidup di setiap jamnya, sehingga para pelaku usaha diperbolehkan buka hingga larut, selama tidak mengganggu ketertiban umum (Kamtibmas).

Lebih lanjut, Iwan menyebut bahwa hanya dua UMKM yang beroperasi di halaman kantor tersebut. Keduanya fokus menjual makanan ringan, makanan berat, dan aneka minuman. Usaha itu, katanya, tidak dipungut biaya alias gratis, serta diharapkan turut menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan.

“No Alkohol! Karena ini area perkantoran, jadi tidak boleh ada transaksi yang bisa merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya lagi.

Ia juga menegaskan bahwa pihak kecamatan tidak mencari keuntungan dari keberadaan usaha tersebut, melainkan untuk menumbuhkan semangat wirausaha di kalangan pegawai dan masyarakat sekitar.

“Semangatnya adalah kolaborasi anggota PKK. Kami ingin dorong kreativitas wirausaha, tapi tetap harus menjaga etika dan sikap melayani,” ujarnya.

Camat Iwan pun menutup dengan ajakan kepada semua pelaku UMKM di wilayah Kecamatan Komodo agar menjadikan kejadian ini sebagai bahan evaluasi bersama.

“Mari kita tunjukkan yang terbaik. Utamakan pelayanan humanis dan kekeluargaan, karena itu nilai utama dalam usaha,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah pengunjung mengaku kecewa berat dengan pelayanan salah satu tongkrongan di halaman Kantor Camat Komodo, Kamis (23/10) dini hari.

Kini, dengan adanya permintaan maaf dan klarifikasi dari Camat Komodo, publik berharap peristiwa ini menjadi titik balik bagi pelaku UMKM untuk memperbaiki pelayanan dan menjaga marwah lingkungan pemerintahan sebagai ruang yang layak, tertib, dan beretika. **

Penulis : Sarifudin

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Sebulan Berlalu, Polres Mabar Belum Ungkap Perkembangan Kasus Wasit Fredi
Beredar Isu Panas Pilkades Macang Tanggar, Selisih 1 Suara Dipersoalkan, Dinamika Horizontal Mencuat
Polres Mabar Resmi Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus Dugaan ITE
Kuasa Hukum Korban Desak Transparansi Kasus Dua Prajurit TNI di Mabar, Surati Panglima TNI hingga DPR RI
Hasil Pilkades Tiga Desa di Kecamatan Boleng, Ini Cakades Terpilih dan Raihan Suaranya
Berikut Nama-Nama Cakades Terpilih di Kecamatan Komodo, Nardin Raih Suara Terendah
Hasil Pilkades Kecamatan Komodo, Ibrahim Ndung Tertinggi 1.015 Suara, Alimudin 545
Pilkades Mbeliling, 3 Petahana Tumbang, Quirinus Urudin Raih Suara Tertinggi 388
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:42 WITA

Sebulan Berlalu, Polres Mabar Belum Ungkap Perkembangan Kasus Wasit Fredi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 23:19 WITA

Beredar Isu Panas Pilkades Macang Tanggar, Selisih 1 Suara Dipersoalkan, Dinamika Horizontal Mencuat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:02 WITA

Polres Mabar Resmi Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus Dugaan ITE

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:20 WITA

Kuasa Hukum Korban Desak Transparansi Kasus Dua Prajurit TNI di Mabar, Surati Panglima TNI hingga DPR RI

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WITA

Hasil Pilkades Tiga Desa di Kecamatan Boleng, Ini Cakades Terpilih dan Raihan Suaranya

Berita Terbaru