Pioner Cafe Jadi Sorotan, Warga Desak Tutup, Kasat Pol PP Siap Bertindak

- Redaksi

Rabu, 15 Oktober 2025 - 20:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, GBRNews.id – Kasat Pol PP Kabupaten Manggarai Barat, Yeremias Ontong, akhirnya buka suara terkait keluhan warga atas aktivitas Pioner Cafe yang dinilai kerap meresahkan.

“Terima kasih atas informasinya. Kami akan panggil besok pemilik Pioner Cafe untuk klarifikasi terkait keberadaan dan aktivitas kafe itu,” kata Yeremias kepada GBRNews.id, Rabu (15/10/2025) malam, melalui pesan WhatsApp.

Yeremias menjelaskan, pihaknya pernah melakukan inspeksi mendadak (sidak) sebelumnya dan telah memberikan teguran langsung kepada pemilik kafe, terutama agar memperhatikan kenyamanan warga sekitar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Waktu itu pemiliknya sudah kami tegur, bahkan berjanji akan membuka area parkir khusus agar tidak mengganggu pengguna jalan,” ungkapnya.

Namun, Kasat Pol PP menegaskan, bila hasil pemanggilan nanti ditemukan pelanggaran serius, maka pihaknya tidak akan ragu mengambil langkah tegas.

“Kalau terbukti melanggar aturan, kami siap ambil tindakan — termasuk penutupan sementara atau pencabutan izin usaha. Bagaimanapun juga, kenyamanan dan ketertiban warga Labuan Bajo harus jadi prioritas. Tidak boleh ada tempat usaha yang mengorbankan kepentingan umum,” tegas Yeremias.

Menariknya, ketika ditanya mengenai izin keramaian yang dimiliki Pioner Cafe, Yeremias mengaku belum mendapat kejelasan dari instansi teknis.

“Kami juga bingung, karena bukan Satpol PP yang keluarkan izin keramaian. Itu kewenangan dinas lain, tapi kami akan koordinasikan,” ujarnya.

Warga menilai, aktivitas Pioner Cafe yang berada di tengah permukiman padat dan hanya beberapa meter dari Puskesmas Labuan Bajo sudah lama mengganggu ketenangan lingkungan.

“Sudah sering kami terganggu. Kafe buka sampai subuh, musik keras, tamu mabuk. Kami butuh ketenangan, bukan keributan setiap malam. Pemerintah harus tegas mengatur jam buka kafe seperti ini,” tegas salah satu warga dengan nada kesal, yang enggan disebutkan namanya.

Di media sosial, kemarahan publik juga memuncak. Sejumlah warganet menyerukan agar tempat hiburan itu ditutup.

“Tutup saja daripada bikin ribut. Cari tempat yang jauh dari permukiman,” tulis salah satu pengguna di kolom komentar.

Diberitakan sebelumnya, suasana tenang di Labuan Bajo mendadak berubah tegang pada Rabu dini hari (15/10/2025). Sekitar pukul 01.18 Wita, kericuhan pecah di Pioner Cafe yang berlokasi di Jalan Sunu, Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Komodo. **

Penulis : Sarifudin

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan
Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan
PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace
PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0
Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol
PSSI Cup II Mabar: Monster Mbeliling Hajar Gladiator 4-0, Berto Cetak Hattrick
PSSI Cup II Manggarai Barat Butuh Rp375 Juta, Panitia Baru Kantongi 35 Persen
Berikut Jadwal Resmi Babak Penyisihan Grup PSSI Cup II Manggarai Barat 2026
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:00 WITA

Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:47 WITA

PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:01 WITA

PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol

Berita Terbaru