Pemkab Mabar Imbau Masyarakat Tak Asal Gabung Ormas

- Redaksi

Sabtu, 24 Mei 2025 - 22:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuan Bajo, GBRNews.id – Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap kehadiran organisasi kemasyarakatan (ormas) yang belum memiliki legalitas resmi. Masyarakat diminta tidak mudah percaya, apalagi bergabung, dengan ormas yang belum terdaftar secara sah.

“Jangan mudah percaya atau bergabung dengan ormas yang belum resmi. Cek dulu status hukumnya,” tegas Kepala Kesbangpol Manggarai Barat, Ir. Fransiskus Partono, kepada Gbrnews.id, Sabtu (24/5/2025).

Imbauan ini menyusul mencuatnya kehadiran Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya di Labuan Bajo yang belakangan memicu pro dan kontra di masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ormas yang dikenal secara nasional dipimpin oleh tokoh kontroversial Rosario de Marshall atau yang dikenal sebagai Hercules itu belum terdaftar secara resmi di Kabupaten Manggarai Barat.

Frans Partono menegaskan, hingga tahun 2025, hanya ada 46 ormas yang terdaftar resmi di Manggarai Barat. GRIB Jaya belum termasuk di dalamnya karena belum memenuhi syarat administratif.

“Ke-46 ormas ini sudah melalui proses verifikasi lengkap. GRIB Jaya belum menyerahkan dokumen penting seperti SK Kemenkumham dan SK mandat. Maka belum bisa kita akui keberadaannya,” jelas Kakan Kesbangpol itu.

Ia berharap masyarakat selalu mengecek legalitas ormas sebelum terlibat.

“Legalitas itu penting, bukan sekadar formalitas, tapi perlindungan. Masyarakat harus kritis dan tidak terpengaruh oleh nama besar atau figur tertentu. Cek dulu ke Kesbangpol,” ungkap Frans Partono.

Kepala Kesbangpol Manggarai Barat, Ir. Fransiskus Partono. [Foto Rino/Gbrnews]
Kesbangpol merilis daftar 46 ormas yang telah diakui secara resmi hingga tahun 2025. Daftar ini mencakup ormas nasional, lokal, keagamaan, kemanusiaan, profesi, hingga organisasi pemuda. Di antaranya:

1. Himpunan Nelayan Buruh Indonesia
2. The Komodo Watch
3. Sunspirit For Justice An Peach (SUNSPIRIT)
4. Pimpinan Daerah Muhammadiyah
5. Pimpinan Daerah Aisyiya (PDA)
6. Asosiasi Peternak Ayam (ASPETRA)
7. Yayasan Pande Cembes Mose (Pacem)
8. Wahana Visi Indonesia
9. Persatuan Artis, Penyanyi, Lagu, Musik RI (PAPRI)
10. Perkumpulan Pemantauan Keuangan Negara
11. Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI)
12. Persatuan Tuna Netra Indonesia
13. Yayasan Kita Juga (SANKITA)
14. Persatuan Penyandang Disabilitas
15. Lembaga Bantuan Hukum Manggarai Raya
16. Yayasan Abdul Khalik Fadjuan (YAKF)
17. Yayasan Ani’s
18. Indonesia Bekerja (INAKER)
19. Yayasan Peduli Indonesia (Wicked Good Indonesia (YPI)
20. Asosiasi Angkutan Wisata Darat (AWSTAR)
21. Komunitas Penyediaan Tenaga Kerja Internasional Indonesia (KAPTEN INDONESIA)
22. Tallio Wekipe Indonesia (TWI)
23. Perkumpulan Ikatan Tenaga Dalam Murni (TTDM) Flotim Cabang Lembor
24. Profisional Jaringan Mitra Negara/Pro Jokowi-Maaruf Amin
25. Islam Nahdlatul Wathan (INW)
26. Platform Limbah Indonesia (PLI)
27. Perkumpulan Penyelam Profesional (P3 KOM)
28. Komunitas Nasional Pemuda Indonesia
29. Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia
30. Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)
31. Yayasan Bina Karta Lestari Indonesia (BINTARI)
32. Lingkar Peduli Anak Negeri (Lingkar Pusn)
33. Yayasan Sieben Ahren
34. Yayasan Generasi Berdaya Mahacita
35. Korps Alumni Himpunan Pemuda Islam Indonesia
36. Indonesia Home Stay Association (ISHA)
37. Serikat Petani Indonesia (SPI)
38. Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI)
39. Rakyat Bersatu Usung Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka (Ratu Prabu)
40. Yayasan Komodo Indonesia (Yakines)
41. Badan Amil Zakat
42. Majelis Ulama Indonesia (MUI)
43. DPC (PERTUNI) Persatuan Tuna Netra Indonesia NTT
44. Yayasan Insan Kamil Flobamora
45. Asuhan Pemberdayaan Porang Indonesia
46. Nahdatul Ulama

 

Penulis : Rino

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Sebulan Berlalu, Polres Mabar Belum Ungkap Perkembangan Kasus Wasit Fredi
Beredar Isu Panas Pilkades Macang Tanggar, Selisih 1 Suara Dipersoalkan, Dinamika Horizontal Mencuat
Polres Mabar Resmi Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus Dugaan ITE
Kuasa Hukum Korban Desak Transparansi Kasus Dua Prajurit TNI di Mabar, Surati Panglima TNI hingga DPR RI
Hasil Pilkades Tiga Desa di Kecamatan Boleng, Ini Cakades Terpilih dan Raihan Suaranya
Berikut Nama-Nama Cakades Terpilih di Kecamatan Komodo, Nardin Raih Suara Terendah
Hasil Pilkades Kecamatan Komodo, Ibrahim Ndung Tertinggi 1.015 Suara, Alimudin 545
Pilkades Mbeliling, 3 Petahana Tumbang, Quirinus Urudin Raih Suara Tertinggi 388
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:42 WITA

Sebulan Berlalu, Polres Mabar Belum Ungkap Perkembangan Kasus Wasit Fredi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 23:19 WITA

Beredar Isu Panas Pilkades Macang Tanggar, Selisih 1 Suara Dipersoalkan, Dinamika Horizontal Mencuat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:02 WITA

Polres Mabar Resmi Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus Dugaan ITE

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:20 WITA

Kuasa Hukum Korban Desak Transparansi Kasus Dua Prajurit TNI di Mabar, Surati Panglima TNI hingga DPR RI

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WITA

Hasil Pilkades Tiga Desa di Kecamatan Boleng, Ini Cakades Terpilih dan Raihan Suaranya

Berita Terbaru