Mahasiswa UNWIRA Kupang Hadirkan Inovasi dan Kolaborasi di Desa Tutubhada Nagekeo

- Redaksi

Selasa, 15 April 2025 - 20:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nagekeo, GBRNews.id –Sebanyak 11 mahasiswa dari Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang resmi memulai aksi nyata mereka di Desa Tutubhada, Kecamatan Aesesa Selatan, Kabupaten Nagekeo.

Kegiatan diawali dengan perkenalan serta pemaparan program kerja yang akan mereka jalankan selama dua bulan ke depan. Bertempat di Balai Desa, acara ini dihadiri oleh Kepala Desa Oswaldus Kili, Kepala BPD, tokoh adat, perangkat desa dan para tokoh masyarakat.

Dalam pemaparannya, para mahasiswa memperkenalkan sejumlah program strategis yang terbagi dalam dua skala: individu dan kelompok.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program individu meliputi digitalisasi informasi desa, edukasi bahaya human trafficking, kampanye literasi digital dan minat baca, sosialisasi peran pemuda dan perempuan dalam pembangunan, hingga eksplorasi potensi wisata dan BUMDes.

Sementara itu, program kelompok tak kalah menarik. Mahasiswa siap mendorong pembangunan infrastruktur desa, digitalisasi profil desa, pelatihan pemandu wisata, pengembangan homestay, produk wisata kreatif, pelestarian alam, serta revitalisasi adat dan budaya lokal.

Kepala Desa Tutubhada, Oswaldus Kili, menyambut hangat kehadiran para mahasiswa. Ia menyatakan dukungannya dan mengajak Karang Taruna serta OMK (Organisasi Muda Katolik) untuk bersinergi menjalankan program-program tersebut.

“Kehadiran adik-adik mahasiswa ini membawa semangat baru bagi desa kami. Kami sangat terbuka untuk berkolaborasi dan bersama-sama membangun Tutubhada ke arah yang lebih baik,” kata Kades Oswaldus kepada Gbrnews.id, Selasa (15/4/2025).

Sebanyak 11 mahasiswa dari Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang resmi memulai aksi nyata mereka di Desa Tutubhada, Kecamatan Aesesa Selatan, Kabupaten Nagekeo. [Foto: Nardin Lonnista/Gbrnews]
Dengan semangat kolaboratif dan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mahasiswa UNWIRA Kupang siap menjadi katalisator perubahan positif di Desa Tutubhada.

Program MBKM ini bukan sekadar magang, tapi aksi nyata menuju desa mandiri dan berdaya saing. (*)

Penulis : Nardin Lonnista

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Sebulan Berlalu, Polres Mabar Belum Ungkap Perkembangan Kasus Wasit Fredi
Beredar Isu Panas Pilkades Macang Tanggar, Selisih 1 Suara Dipersoalkan, Dinamika Horizontal Mencuat
Polres Mabar Resmi Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus Dugaan ITE
Kuasa Hukum Korban Desak Transparansi Kasus Dua Prajurit TNI di Mabar, Surati Panglima TNI hingga DPR RI
Hasil Pilkades Tiga Desa di Kecamatan Boleng, Ini Cakades Terpilih dan Raihan Suaranya
Berikut Nama-Nama Cakades Terpilih di Kecamatan Komodo, Nardin Raih Suara Terendah
Hasil Pilkades Kecamatan Komodo, Ibrahim Ndung Tertinggi 1.015 Suara, Alimudin 545
Pilkades Mbeliling, 3 Petahana Tumbang, Quirinus Urudin Raih Suara Tertinggi 388
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:42 WITA

Sebulan Berlalu, Polres Mabar Belum Ungkap Perkembangan Kasus Wasit Fredi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 23:19 WITA

Beredar Isu Panas Pilkades Macang Tanggar, Selisih 1 Suara Dipersoalkan, Dinamika Horizontal Mencuat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:02 WITA

Polres Mabar Resmi Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus Dugaan ITE

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:20 WITA

Kuasa Hukum Korban Desak Transparansi Kasus Dua Prajurit TNI di Mabar, Surati Panglima TNI hingga DPR RI

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WITA

Hasil Pilkades Tiga Desa di Kecamatan Boleng, Ini Cakades Terpilih dan Raihan Suaranya

Berita Terbaru