Kupang, GBRNews.id –Pertandingan sengit di babak 16 besar Liga 4 El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXIII 2024/2025 antara Persamba Manggarai Barat dan Persada Sumba Barat Daya berakhir dengan drama besar. Persada memilih walk out (WO) setelah memprotes keputusan wasit yang memberikan penalti kepada Persamba.
Laga yang berlangsung hingga menit ke-94 itu terhenti saat wasit menunjuk titik putih karena menganggap pemain Persada melakukan pelanggaran di kotak penalti.
Keputusan ini langsung mendapat protes keras dari kubu Persada, yang berujung pada aksi pemukulan terhadap wasit dan perangkat pertandingan serta perusakan fasilitas di lapangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Setelah melakukan protes, tim Persada meninggalkan lapangan. Wasit dan panitia pertandingan memberi waktu lima menit agar mereka kembali, namun ultimatum tersebut tak diindahkan.
“Sudah dikasih waktu tadi lima menit. Sampai waktu yang ditentukan mereka tidak mau melanjutkan pertandingan dan dianggap WO,” ungkap Lukman, perwakilan panitia ETMC XXXIII, Minggu (16/3/2025), dikutip dari EXPOntt.com.

Pertandingan ETMC ini tidak hanya menampilkan persaingan ketat di lapangan, tetapi juga atmosfer luar biasa di tribun. Suporter dari kedua tim memberikan dukungan penuh, menciptakan suasana yang meriah.
Insiden ini menjadi sorotan utama dalam ETMC edisi ke-33, menimbulkan tanda tanya besar soal profesionalisme dan sportivitas di turnamen sepak bola paling bergengsi di NTT.
Penulis : Sarifudin
Editor : Redaksi










