Labuan Bajo, GBRNews.id –Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, S.I.K, turun langsung meninjau lokasi kebakaran di kompleks PLN Merombok, Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo, Sabtu (1/2/2025) sore. Ia juga menyerahkan bantuan sembako bagi korban yang kehilangan tempat tinggal akibat insiden tersebut.
Kebakaran yang terjadi siang harinya itu menghanguskan rumah milik Taufik Suldi hingga rata dengan tanah. Tidak ada barang yang bisa diselamatkan. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Pantauan Gbrnews.id, AKBP Christian tiba di lokasi didampingi Kapolsek Komodo AKP I Made Dwi Krisnanda, Bhabinkamtibmas Aipda Jhon Tupen dan sejumlah personel kepolisian lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadirannya disambut hangat oleh keluarga korban. Saat turun dari mobil, ia langsung mencari korban kebakaran dan menanyakan kondisinya dengan ekspresi prihatin.
“Korban kebakaran yang mana ini?” tanyanya sambil menyalami warga dan memastikan tidak ada korban jiwa.
Kapolres juga berbincang dengan Taufik Suldi dan warga sekitar, menanyakan barang-barang yang hangus terbakar, termasuk dokumen penting seperti surat kendaraan dan SIM. Ia memastikan korban bisa mengurus dokumen tersebut tanpa biaya.

Di tengah perbincangan, orang nomor satu di wilayah hukum Polres Manggarai Barat itu memerintahkan personelnya untuk menurunkan bantuan logistik dari kendaraan, dibantu oleh warga.
Adapun bantuan yang diberikan berupa 50 kg beras, 6 dus biskuit, 6 dus air mineral, 10 dus mi instan dan 5 papan telur.
Setelah sekitar 20 menit berbincang dengan korban dan warga, AKBP Christian berpamitan. Ia tampak terburu-buru dan menolak diwawancarai wartawan.
“Jangan, jangan. Saya buru-buru, ada tamu yang nunggu,” katanya sambil meninggalkan lokasi.
Dalam rilis resmi yang diterima Gbrnews.id pada Sabtu malam, Kapolres Mabar, AKBP Christian menegaskan bahwa bantuan ini adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial.
“Hari ini, kami meninjau langsung lokasi kebakaran dan memberikan bantuan paket sembako. Tentu ini sungguh sangat perihatin dan semoga korban daripada musibah ini diberikan kekuatan. Mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan beban keluarga korban kebakaran,” katanya.
Selain memberikan bantuan sembako, Kapolres Mabar dan jajarannya juga memberikan dukungan moral kepada korban kebakaran.
“Saudara kita tengah tertimpa musibah. Sudah sepatutnya dirangkul, berikan dukungan kepada mereka agar segera bangkit bergerak dari keterpurukannya,” ucap Alumni Akpol angkatan 2006 itu.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong membantu korban agar beban mereka menjadi lebih ringan.
“Tentunya mereka masih membutuhkan uluran tangan dari semua komponen masyarakat. Marilah kita bersama-sama berbagi dengan hati untuk korban kebakaran,” ajaknya.

“Ingat dan perhatikan peralatan listrik, saat ini musim hujan. Peralatan ini rentan korsleting. Jangan lupa pastikan kompor telah padam usai memasak,” pesan Mantan Danyon A Resimen III Pasukan Pelopor Korbrimob Polri itu.
Sementara itu, Taufik Suldi, pemilik rumah yang terbakar, menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian Kapolres dan jajarannya.
“Terimakasih kepada Pak Kapolres yang sudah memberikan batuan sembako. Ini sangat membantu meringankan beban kami,” ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, istri Taufik Suldi, Nur Wahyuni, yang mengalami trauma berat, dievakuasi ke rumah orang tuanya yang terletak tidak jauh dari lokasi kebakaran. Ia kemudian dilarikan ke RSUD Komodo untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. **
Penulis : Rino
Editor : Redaksi










