Kapolres Mabar Ajak Semua Pihak Gotong Royong Bantu Korban Kebakaran di Desa Golo Bilas

- Redaksi

Minggu, 2 Februari 2025 - 02:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuan Bajo, GBRNews.id –Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, S.I.K, turun langsung meninjau lokasi kebakaran di kompleks PLN Merombok, Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo, Sabtu (1/2/2025) sore. Ia juga menyerahkan bantuan sembako bagi korban yang kehilangan tempat tinggal akibat insiden tersebut.

Kebakaran yang terjadi siang harinya itu menghanguskan rumah milik Taufik Suldi hingga rata dengan tanah. Tidak ada barang yang bisa diselamatkan. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Pantauan Gbrnews.id, AKBP Christian tiba di lokasi didampingi Kapolsek Komodo AKP I Made Dwi Krisnanda, Bhabinkamtibmas Aipda Jhon Tupen dan sejumlah personel kepolisian lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadirannya disambut hangat oleh keluarga korban. Saat turun dari mobil, ia langsung mencari korban kebakaran dan menanyakan kondisinya dengan ekspresi prihatin.

“Korban kebakaran yang mana ini?” tanyanya sambil menyalami warga dan memastikan tidak ada korban jiwa.

Kapolres juga berbincang dengan Taufik Suldi dan warga sekitar, menanyakan barang-barang yang hangus terbakar, termasuk dokumen penting seperti surat kendaraan dan SIM. Ia memastikan korban bisa mengurus dokumen tersebut tanpa biaya.

Kapolres Mabar AKBP Christian didampingi Kapolsek Komodo AKP I Made Dwi Krisnanda saat berbagi cerita dengan Taufik Suldi dan warga, Sabtu (1/2/2025) sore. [Foto Gbrnews/Rino]
“Apa saja yang terbakar? Surat kendaraan, SIM? Tinggal buat laporan atau bawa KTP, jadi. Tidak dibayar, gratis,” ujar AKBP Christian.

Di tengah perbincangan, orang nomor satu di wilayah hukum Polres Manggarai Barat itu memerintahkan personelnya untuk menurunkan bantuan logistik dari kendaraan, dibantu oleh warga.

Adapun bantuan yang diberikan berupa 50 kg beras, 6 dus biskuit, 6 dus air mineral, 10 dus mi instan dan 5 papan telur.

Setelah sekitar 20 menit berbincang dengan korban dan warga, AKBP Christian berpamitan. Ia tampak terburu-buru dan menolak diwawancarai wartawan.

“Jangan, jangan. Saya buru-buru, ada tamu yang nunggu,” katanya sambil meninggalkan lokasi.

Dalam rilis resmi yang diterima Gbrnews.id pada Sabtu malam, Kapolres Mabar, AKBP Christian menegaskan bahwa bantuan ini adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial.

“Hari ini, kami meninjau langsung lokasi kebakaran dan memberikan bantuan paket sembako. Tentu ini sungguh sangat perihatin dan semoga korban daripada musibah ini diberikan kekuatan. Mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan beban keluarga korban kebakaran,” katanya.

Selain memberikan bantuan sembako, Kapolres Mabar dan jajarannya juga memberikan dukungan moral kepada korban kebakaran.

“Saudara kita tengah tertimpa musibah. Sudah sepatutnya dirangkul, berikan dukungan kepada mereka agar segera bangkit bergerak dari keterpurukannya,” ucap Alumni Akpol angkatan 2006 itu.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong membantu korban agar beban mereka menjadi lebih ringan.

“Tentunya mereka masih membutuhkan uluran tangan dari semua komponen masyarakat. Marilah kita bersama-sama berbagi dengan hati untuk korban kebakaran,” ajaknya.

Kapolres Mabar AKBP Christian didampingi Kapolsek Komodo AKP I Made Dwi Krisnanda saat berbagi cerita dengan Taufik Suldi dan warga, Sabtu (1/2/2025) sore. [Foto Gbrnews/Rino]
Menyoroti maraknya insiden kebakaran di Manggarai Barat dalam dua pekan terakhir, Kapolres mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya, khususnya akibat korsleting listrik.

“Ingat dan perhatikan peralatan listrik, saat ini musim hujan. Peralatan ini rentan korsleting. Jangan lupa pastikan kompor telah padam usai memasak,” pesan Mantan Danyon A Resimen III Pasukan Pelopor Korbrimob Polri itu.

Sementara itu, Taufik Suldi, pemilik rumah yang terbakar, menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian Kapolres dan jajarannya.

“Terimakasih kepada Pak Kapolres yang sudah memberikan batuan sembako. Ini sangat membantu meringankan beban kami,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, istri Taufik Suldi, Nur Wahyuni, yang mengalami trauma berat, dievakuasi ke rumah orang tuanya yang terletak tidak jauh dari lokasi kebakaran. Ia kemudian dilarikan ke RSUD Komodo untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. **

Penulis : Rino

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Sebulan Berlalu, Polres Mabar Belum Ungkap Perkembangan Kasus Wasit Fredi
Beredar Isu Panas Pilkades Macang Tanggar, Selisih 1 Suara Dipersoalkan, Dinamika Horizontal Mencuat
Polres Mabar Resmi Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus Dugaan ITE
Kuasa Hukum Korban Desak Transparansi Kasus Dua Prajurit TNI di Mabar, Surati Panglima TNI hingga DPR RI
Hasil Pilkades Tiga Desa di Kecamatan Boleng, Ini Cakades Terpilih dan Raihan Suaranya
Berikut Nama-Nama Cakades Terpilih di Kecamatan Komodo, Nardin Raih Suara Terendah
Hasil Pilkades Kecamatan Komodo, Ibrahim Ndung Tertinggi 1.015 Suara, Alimudin 545
Pilkades Mbeliling, 3 Petahana Tumbang, Quirinus Urudin Raih Suara Tertinggi 388
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:42 WITA

Sebulan Berlalu, Polres Mabar Belum Ungkap Perkembangan Kasus Wasit Fredi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 23:19 WITA

Beredar Isu Panas Pilkades Macang Tanggar, Selisih 1 Suara Dipersoalkan, Dinamika Horizontal Mencuat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:02 WITA

Polres Mabar Resmi Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus Dugaan ITE

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:20 WITA

Kuasa Hukum Korban Desak Transparansi Kasus Dua Prajurit TNI di Mabar, Surati Panglima TNI hingga DPR RI

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06 WITA

Hasil Pilkades Tiga Desa di Kecamatan Boleng, Ini Cakades Terpilih dan Raihan Suaranya

Berita Terbaru