Buntut Dugaan Pungli, Chellz Pahun: Polres Manggarai Barat Jangan Bungkam Kemerdekaan Pers

- Redaksi

Selasa, 28 Januari 2025 - 23:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuan Bajo, GBRNews.id –Pernyataan kontroversial Kasat Intelkam Polres Manggarai Barat kepada jurnalis Okebajo.com memicu gelombang kritik dari kalangan pers.

Dalam pernyataannya, Kasat Intelkam bersumpah “Demi Tuhan, setelah liburan saya akan kumpulkan semua media di Manggarai Barat dan mengecek administrasi mereka.”

Pernyataan ini muncul sebagai respons atas berita Okebajo.com yang mengungkap dugaan pungutan liar (pungli) oleh anggota Lantas Polres Manggarai Barat terhadap sopir pick-up penjual durian di Labuan Bajo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Perhimpunan Wartawan Manggarai Barat (PWMB), Marianus Marselus, S.H., atau yang akrab disapa Chellz Pahun, dengan tegas mempertanyakan kewenangan Polres dalam mengecek administrasi lembaga pers.

“Tujuannya apa? Pernyataan Kasat Intelkam itu menunjukan dirinya tidak paham kerja Lembaga Pers sebagai pilar demokrasi,” tegasnya, Selasa malam (28/1/2025).

Chellz Pahun menilai pernyataan tersebut tidak hanya melanggar hukum, juga menunjukkan ketidakpahaman terhadap fungsi pers sebagai pilar demokrasi.

“Saya maknai bahwa Polres Manggarai Barat berupaya membungkam kemerdekaan pers dalam upaya membongkar ketidakadilan dan kesewenang-wenangan Polisi khususnya di Manggarai Barat,” katanya.

Menurut Chellz Pahun, langkah Kasat Intel tersebut bisa dianggap sebagai upaya mengaburkan fakta dugaan pungli yang telah diungkap media.

“Respon Polres Manggarai Barat melalui pernyataan Kasat Intel itu tidak hanya ‘menutup mulut’ pers, melainkan juga suara masyarakat sipil dalam upaya memperjuangkan ketidakadilan. ‘Bau busuk’ Polres Manggarai Barat seolah tidak ingin tercium publik melalui Lembaga Pers,” ujarnya.

Selain mengkritik Kasat Intel, Chellz Pahun juga menyoroti kepemimpinan Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang.

Ia mendesak agar ada evaluasi menyeluruh terhadap kinerja jajaran Polres yang dinilai sering bertolak belakang dengan semangat Presisi Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

“Upaya membungkam kemerdekaan Lembaga Pers itu kejahatan. AKBP Christian harusnya mengevaluasi diri kemudian berbenah, bangun karakter anggotanya dalam pelayanan kepada masyarakat Manggarai Barat,” pungkas Jurnalis Media Group Network itu. **

Penulis : Rino

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan
Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan
PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace
PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0
Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol
PSSI Cup II Mabar: Monster Mbeliling Hajar Gladiator 4-0, Berto Cetak Hattrick
PSSI Cup II Manggarai Barat Butuh Rp375 Juta, Panitia Baru Kantongi 35 Persen
Berikut Jadwal Resmi Babak Penyisihan Grup PSSI Cup II Manggarai Barat 2026
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:00 WITA

Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:47 WITA

PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:01 WITA

PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol

Berita Terbaru