LABUAN BAJO, GBRNews.id – Drama perebutan tiket semifinal Open Turnamen PSSI Cup II Manggarai Barat 2026 belum berakhir. Black Crown dan Komodo United harus kembali berhadapan, Jumat (4/9/2026) sore, untuk menentukan siapa yang berhak melangkah ke babak empat besar.
Pertemuan kedua tim sehari sebelumnya, Kamis (3/9), belum menghasilkan pemenang. Black Crown kontra Komodo United berakhir tanpa gol, 0-0, dalam laga 8 besar yang berlangsung di Stadion Komodo, Labuan Bajo.
Karena waktu pertandingan tidak memungkinkan untuk dilanjutkan ke babak extra time, kedua pelatih akhirnya menyepakati laga dilanjutkan pada Jumat sore.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan demikian, pertarungan Black Crown dan Komodo United kembali menjadi perhatian. Bukan sekadar laga ulangan, pertandingan ini menjadi duel hidup mati untuk mengamankan satu tiket terakhir ke semifinal.
Black Crown Tampil Meyakinkan Sejak Fase Grup
Black Crown datang ke babak 8 besar dengan perjalanan yang cukup impresif. Tim asal Gorontalo, Kecamatan Komodo, tersebut tergabung di Pool G bersama Wae Mata, Kolang FC, dan Lancang FC.
Pada laga pembuka fase grup, Black Crown tampil dominan dengan menghantam Lancang FC 6-0.
Kemenangan besar kembali diraih pada pertandingan kedua. Menghadapi Wae Mata, Black Crown kembali pesta gol dengan skor 7-0.

Sementara pada pertandingan ketiga, Black Crown mendapat ujian lebih berat saat menghadapi Kolang FC, klub asal Kecamatan Pacar. Mereka tetap mampu mengamankan kemenangan dengan skor 3-1.
Tiga kemenangan tersebut mengantar Black Crown melaju ke babak 16 besar.
Di fase knock-out, Black Crown menghadapi Kobar FC dalam laga yang berlangsung ketat. Setelah pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti, Black Crown keluar sebagai pemenang dengan skor 3-1.
Pada laga tersebut, nama Romy Aryadi, yang akrab disapa Cicak, menjadi sorotan. Sang penjaga gawang tampil sebagai pahlawan setelah menggagalkan sejumlah eksekusi penalti pemain Kobar FC.
Black Crown berada di bawah kepemimpinan Presiden Klub Isran, dengan Bastian sebagai pelatih yang didampingi official Farid dan Imran.
Di kubu lawan, Komodo United merupakan klub asal Labuan Bajo yang berada di bawah kepemimpinan Presiden Klub Modrick Jehanu.
Tim ini ditangani Head Coach Romanus Novri, dibantu Asisten Coach Allan Leba dan bagian medis Putu Arya.
Komodo United tergabung di Pool H bersama Mata Wae dan Kaper FC.
Langkah mereka di fase grup langsung dibuka dengan pesta gol. Menghadapi Mata Wae FC di Stadion Komodo, Labuan Bajo, Minggu (9/8/2026), Komodo United menang telak 13-1.
Angga Asnandi menjadi bintang utama kemenangan tersebut. Pemain bernomor punggung 9 itu mencetak delapan gol.
Angga bahkan mencatatkan namanya sebagai salah satu pencetak gol tercepat dalam turnamen setelah membobol gawang lawan pada menit kelima.
Produktivitas tersebut membuat Angga masuk dalam persaingan top skor dengan koleksi 9 gol dari dua pertandingan. Jumlah yang sama juga dikoleksi kapten Vamos Bajo, Ibo Nono (4).
Namun, Komodo United kemudian mendapat perlawanan sengit pada pertandingan kedua fase grup saat menghadapi Kaper FC. Hingga peluit panjang dibunyikan, kedua tim bermain imbang 0-0.
Komodo United Lolos 16 Besar Tanpa Bertanding
Perjalanan Komodo United di babak 16 besar juga diwarnai kejadian yang menjadi perhatian besar pencinta sepak bola.
Komodo United dijadwalkan menghadapi Krisna FC pada Sabtu (1/9) pukul 16.00 WITA di Stadion Komodo. Namun, pertandingan mengalami keterlambatan dan baru dimulai sekitar pukul 17.30 WITA.
Yang mengejutkan, ketika keluar dari ruang ganti, Komodo United tidak ditemani lawan. Tim tersebut keluar bersama perangkat pertandingan tanpa kehadiran Krisna FC.
Seremonial pertandingan tetap dilakukan, termasuk menyanyikan lagu sebelum pertandingan. Setelah itu, perangkat pertandingan mengumumkan hasil laga dan Komodo United dinyatakan menang atas Krisna FC melalui walkover (WO).
Keputusan tersebut sempat menuai perhatian dan protes dari sejumlah suporter yang berada di tribun.

Tiga Tim Sudah Amankan Tiket Semifinal
Sementara itu, tiga tim telah lebih dahulu mengamankan tiket semifinal.
Wae Sambi FC menjadi tim terbaru yang memastikan tempat di empat besar setelah menundukkan Kaper FC dengan skor 1-0 dalam pertandingan penuh tensi di Stadion Komodo, Kamis (3/9).
Sebelumnya, Vamos Bajo memastikan tiket semifinal setelah pesta gol dan menghancurkan Monster Mbeliling dengan skor telak 9-0.
Sementara Terang FC juga melangkah ke empat besar setelah menundukkan PS Pulau Mesah 3-0. Terang FC tampil efektif sepanjang pertandingan dengan diperkuat pemain Perse Ende, Adi Atep.
Kini, tinggal satu tiket semifinal yang diperebutkan.
Black Crown dan Komodo United kembali turun ke lapangan Jumat sore. Siapa pun yang mampu keluar sebagai pemenang akan menjadi tim terakhir yang melengkapi semifinal PSSI Cup II Manggarai Barat 2026. **
Penulis : Rino
Editor : Redaksi










