LABUAN BAJO, GBRNews.id – Drama panas mewarnai lanjutan babak 8 besar Open Turnamen PSSI Cup II Manggarai Barat 2026. Black Crown akhirnya mengamankan tiket semifinal setelah menundukkan Komodo United dengan skor tipis 1-0, Jumat (4/9/2026) sore.
Namun, kemenangan Black Crown tersebut justru dibayangi insiden serius setelah pertandingan. Wasit Fredi diduga dipukul oleh Pelatih Komodo United, Romanus Novri, hingga mengalami luka dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo.
Laga Black Crown kontra Komodo United sebelumnya telah berlangsung pada Kamis (3/9). Pertandingan tersebut berakhir tanpa gol, 0-0, hingga waktu normal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Karena waktu tidak memungkinkan pertandingan dilanjutkan ke babak ekstra time, kedua tim sepakat melanjutkan pertandingan pada Jumat sore untuk menentukan tim yang berhak melaju ke semifinal.
Memasuki babak ekstra time, kedua tim langsung tampil menyerang. Jual beli serangan terjadi sejak awal dan pertandingan berlangsung dalam tensi tinggi.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-97. Black Crown memperoleh tendangan bebas setelah salah seorang pemainnya mendapat tekel keras dari pemain Komodo United.
Jefri Soinbala (69) yang dipercaya sebagai eksekutor mengirimkan umpan melambung ke depan mulut gawang Komodo United. Bola tersebut kemudian disambut Pirlo (77) melalui sundulan kepala yang mengarah tepat ke gawang dan bersarang manis.
Black Crown unggul 1-0 atas Komodo United.
Memasuki babak kedua ekstra time, tensi pertandingan semakin meningkat. Pelatih Komodo United, Romanus Novri, mendapat kartu kuning dari wasit Fredi setelah melakukan protes keras yang disertai perkataan kasar.
Pertandingan sempat terhenti sebelum akhirnya kembali dilanjutkan.
Komodo United kemudian tampil lebih menekan. Sejumlah tendangan penjuru berhasil diperoleh, tetapi belum mampu menghasilkan gol.
Owen (19) yang berperan sebagai pengatur serangan berusaha membuka ruang bagi rekan-rekannya. Namun, upaya tersebut belum mampu membongkar pertahanan Black Crown.
Di kubu Black Crown, kapten Rian Reme (10) terus mengoordinasikan permainan tim. Indra Woda (99) juga tampil maksimal, sementara lini belakang yang dikawal Semy Rae (15) alias Sambo mampu meredam sejumlah serangan lawan.
Penampilan gemilang juga kembali ditunjukkan penjaga gawang Black Crown, Romy Aryadi. Kiper yang akrab disapa Cicak itu beberapa kali melakukan penyelamatan penting untuk mempertahankan keunggulan timnya.
Pelatih Black Crown, Bastian Rinda, kemudian melakukan pergantian pemain dengan menarik Bojes (9) dan memasukkan Defgan (32).
Di tengah pertandingan yang semakin panas, Indra Woda menerima kartu kuning setelah melakukan pelanggaran menggunakan siku terhadap pemain Komodo United di depan garis kotak penalti.
Komodo United mendapatkan tendangan bebas. Angga Asnandi (9) menjadi eksekutor, tetapi tendangannya justru melambung jauh di atas mistar gawang Black Crown.
Tambahan waktu tiga menit diberikan. Namun hingga pertandingan berakhir, Komodo United tidak mampu mencetak gol penyama kedudukan.
Black Crown pun menang 1-0 dan memastikan diri menjadi tim terakhir yang lolos ke semifinal PSSI Cup II Manggarai Barat 2026.
Peluit Panjang Berujung Kericuhan
Drama pertandingan ternyata belum berakhir ketika wasit Fredi meniup peluit panjang.
Sesaat setelah pertandingan selesai, wasit Fredi disebut langsung dikejar oleh Official Komodo United, Frengki, bersama sejumlah orang yang berada di bangku cadangan.
Situasi kemudian memanas setelah Pelatih Komodo United Romanus Novri masuk ke lapangan dan mencari wasit Fredi. Di dalam lapangan Novri langsung melayangkan pukulan ke arah bagian rahang kiri wasit.
Insiden tersebut membuat Fredi mengalami lebam pada sejumlah bagian tubuh. Bagian pipi dan rahangnya mengalami luka cukup serius sehingga ia harus mendapatkan penanganan medis.
Fredi kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan.
Video detik-detik Pelatih Komodo United Romanus Novri masuk lapangan dan pukul wasit Fredi.
Pantauan GBRNews.id, wasit Fredi masih menjalani perawatan dan didampingi sejumlah rekan sesama wasit serta panitia turnamen dan keluarga.
Wasit Fredi tampak berbaring lemas, tak bisa bicara. Darah mengalir dalam mulut.
Dengan kemenangan atas Komodo United, Black Crown kini bergabung bersama Vamos Bajo, Terang FC, dan Wae Sambi FC sebagai empat tim yang memastikan tiket semifinal PSSI Cup II Manggarai Barat 2026.
Di satu sisi, Black Crown merayakan keberhasilan melangkah ke empat besar. Namun di sisi lain, laga tersebut meninggalkan catatan serius setelah pertandingan berakhir dengan insiden yang menimpa perangkat pertandingan.**
Penulis : Rino
Editor : Redaksi










