Labuan Bajo, GBRNews.id –Peristiwa tragis yang melibatkan Kepala Desa Kombo Tengah, Venseslaus Jumaidela, memunculkan sorotan tajam dari warganet.
Diduga tertekan oleh pengelolaan dana desa, Kades Venseslaus tega menganiaya istrinya, Teresia Fian, pada Senin (14/1/2025). Akibatnya, Teresia menderita luka lebam di mata dan wajahnya.
Kekerasan tersebut dipicu oleh hal sepele, seperti memasak nasi terlalu banyak atau bahkan sebelumnya hanya karena masalah ubi goreng.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ironisnya, meski kejadian serupa terjadi selama bertahun-tahun, Teresia enggan melaporkan suaminya ke pihak berwajib.
Anak mereka, Sindi Cenora Julianti Jumaidela, pun membenarkan tindakan kekerasan tersebut.
Warganet berpendapat, tekanan terkait pengelolaan dana desa yang semakin besar, apalagi dengan anggaran 2025 yang fantastis, bisa jadi menjadi pemicu kekerasan tersebut.
“Bisa jadi pusing karena kelola dana desa. Apalagi 2025 besar anggarannya. Istri sasaran,” tulis warganet dalam komentar mereka.
Dihimpun Gbrnews.id, Pemerintah Pusat telah mengucurkan dana desa sebesar Rp71 triliun untuk tahun 2025. Di Nusa Tenggara Timur (NTT), Manggarai Barat mendapatkan alokasi besar yaitu Rp143,97 miliar.
Sementara itu, Desa Kombo Tengah tercatat mendapatkan alokasi terbesar ketiga di Kecamatan Pacar, dengan nilai Rp1,04 miliar.
Berikut rincian Dana Desa untuk Kecamatan Pacar Tahun Anggaran 2025:
1. Desa Compang: Rp1.218.158.000
2. Desa Golo Lajang: Rp1.106.633.000
3. Desa Kombo Tengah: Rp1.049.126.000
4. Desa Golo Lajang Barat: Rp895.203.000
5. Desa Romang: Rp896.511.000
6. Desa Kombo Selatan: Rp862.626.000
7. Desa Manong: Rp852.768.000
8. Desa Pacar: Rp825.189.000
9. Desa Loha: Rp815.282.000
10. Desa Benteng Ndope: Rp777.788.000
11. Desa Pong Kolong: Rp773.504.000
12. Desa Kombo: Rp768.566.000
13. Desa Waka: Rp766.703.000
Penulis : Rino
Editor : Redaksi










