LABUAN BAJO, GBRNews.id – Misteri kematian seorang wanita penghibur malam di kawasan wisata Labuan Bajo menyita perhatian publik. Perempuan asal Karawang, Jawa Barat itu dilaporkan meninggal dunia usai sempat “ngeroom” di tempat hiburan malam Le Dupar, Minggu malam (3/5/2026).
Korban diketahui bekerja sebagai pemandu hiburan malam di lokasi yang berada di Jalan Pantai Pede, Gang SPBU Gorontalo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum mengembuskan napas terakhir, korban sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo. Namun, nyawanya tidak tertolong.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejumlah sumber menyebutkan, korban diduga mengalami gangguan kesehatan secara tiba-tiba setelah melayani tamu. Kabar tersebut sempat beredar terbatas di kalangan internal pekerja hiburan malam.
Meski begitu, hingga kini belum ada konfirmasi resmi terkait penyebab kematian, baik dari manajemen Le Dupar, pihak medis maupun aparat kepolisian.
Jenazah korban saat ini masih berada di rumah sakit dan direncanakan akan dipulangkan ke kampung halamannya di Jawa Barat.
Pantauan media ini, sekitar pukul 14.00 Wita, suasana di tempat hiburan malam tersebut tampak berjalan seperti biasa. Tidak terlihat tanda-tanda duka. Sejumlah pekerja yang ditemui memilih irit bicara dan terkesan enggan memberikan keterangan saat dikonfirmasi terkait peristiwa tersebut.

Sikap manajemen Le Dupar yang belum memberikan pernyataan resmi semakin memunculkan tanda tanya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen, kepolisian, maupun rumah sakit belum menyampaikan hasil pemeriksaan medis ataupun kronologi lengkap kejadian.**
Penulis : Rino
Editor : Redaksi










