Labuan Bajo, GBRNews.id –Aksi protes pendukung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat (Mabar), Christo Mario Y. Pranda dan Richardus Tata Sontani (Mario-Richard), berubah menjadi momen dramatis yang terekam dengan jelas, Kamis siang (12/12/2024).
Demonstrasi yang berlangsung di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Manggarai Barat dimulai dengan orasi keras, namun cepat berubah menjadi sebuah kejadian penuh ketegangan dan sorotan tajam terhadap Ketua KPU Mabar, Ferdiano Sutarto Parman.
Massa yang hadir, marah dengan jalannya proses pemilihan maupun hasil. Mulai dari melontarkan tudingan yang mengarah kepada ketidakpuasan terhadap kinerja penyelenggara pemilu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak hanya suara protes, aksi tersebut turut disertai dengan ritual adat yang mengundang perhatian banyak pihak. Seekor ayam hitam disembelih dalam simbolisme kepercayaan tradisional (tolak bala), diikuti dengan penyiraman tanah kubur, yang semakin menambah suasana mencekam di sekitar kantor KPU.
Namun, yang paling mencuri perhatian adalah aksi pelemparan telur busuk ke arah Kantor KPU. Telur-telur tersebut menjadi simbol dari kekecewaan mendalam massa demontrasi yang merasa suara mereka tidak dihargai.
Momen tersebut memicu ketegangan di tengah kerumunan, menyisakan tanda tanya besar mengenai arah demokrasi di Mabar.
Aksi ini jelas menunjukkan bahwa ketegangan dalam politik lokal semakin meningkat, dengan pendukung pasangan calon yang kecewa hasil pilkada berusaha menyampaikan protes dengan cara yang penuh emosi dan simbolisme.
Sementara itu, KPU Mabar dan aparat keamanan berusaha meredakan situasi, meskipun ancaman kekacauan terus mengintai.
Berikut video lengkapnya. **
Penulis : Rino
Editor : Redaksi










