Manggarai Timur – Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Timur dari Partai Perindo, Paulus S. Aprianus Gagu, SE menggelar reses di Kelurahan Satar Peot, Kecamatan Borong. Dalam pertemuan itu, warga menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari pembukaan jalan baru hingga pengadaan traktor untuk petani.
Reses ini merupakan bagian dari masa persidangan II tahun sidang 2024/2025. Sebelumnya, reses telah dilaksanakan di Desa Benteng Raja dan Desa Compang Tenda, Kecamatan Borong.
Usulan Warga: Jalan, Got, dan Traktor
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejumlah warga yang hadir menyampaikan berbagai usulan. Damianus Jemalu meminta pembukaan jalan atau gang selebar 4 meter di RT 07 RW 02. Marselus Barus mengusulkan perbaikan saluran got serta peningkatan pengelolaan sampah di wilayahnya.
Sementara itu, Valentinus Unggur meminta jalur Wae Reca Gang 30 diaktifkan kembali setelah sebelumnya digusur.
“Sebelum digusur, warga sangat antusias menggunakan jalan ini. Kami berharap bapak dewan bisa memperjuangkan agar jalan ini kembali digunakan,” ujar Valentinus. Senin, (03/02/2025)
Selain itu, ia juga mengusulkan pengadaan traktor untuk membantu para petani di daerah tersebut.

Sandry Gagu: Aspirasi Dicatat, Akan Diperjuangkan
Menanggapi usulan warga, Sandry Gagu memastikan semua aspirasi telah dicatat dan akan diperjuangkan sesuai dengan skala prioritas pembangunan.
“Semua usulan baik, namun saya harap tidak ada kendala terkait pembukaan jalan atau gang baru. Untuk persoalan sampah, kami akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup,” kata Sandry.
Sementara itu, Lurah Satar Peot, Sefrinus Jatung, mengapresiasi reses yang dilakukan di wilayahnya dan mengajak warga aktif menyampaikan aspirasi mereka.
“Ini kebanggaan bagi kami. Mari kita dukung perjuangan bapak dewan kita. Silakan bapak/ibu menyampaikan unek-unek dan usulan kepada dewan,” ujarnya.
Fokus Reses Kedua di Peot
Dalam sambutannya, Sandry Gagu menjelaskan bahwa reses merupakan bagian dari tugas anggota DPRD untuk turun langsung ke masyarakat dan menampung aspirasi mereka.
“Reses ini adalah bagian dari kerja saya sebagai anggota DPRD. Dan reses ini merupakan bagian dari jam kerja seorang dewan yang dilaksanakan di luar ruangan. Ini juga reses kedua saya, dan saya prioritaskan Kelurahan Peot karena ini tempat tinggal saya sendiri,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa pertemuan ini lebih untuk mendengarkan aspirasi warga dibandingkan memberi banyak penjelasan.
“Malam ini saya tidak akan banyak bicara, saya lebih ingin mendengarkan masukan dari bapak dan ibu. Saya datang untuk menjemput program dari masyarakat,” tutupnya.
Penulis : Nardin Lonnista
Editor : Redaksi










