LABUAN BAJO, GBRNews.id – Presiden Bajak Laut FC, Arief Zulkarnain, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pemain dan jajaran manajemen setelah melalui laga dramatis semifinal Liga 4 El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXIV Ende 2025, di Stadion Marilonga, Kota Ende, Rabu (3/12) pukul 16.00 Wita.
Dalam duel penuh tensi menghadapi PSN Ngada, Bajak Laut harus mengakui keunggulan lawan lewat adu penalti. Kekalahan ini sekaligus menguatkan tajuk laga sebelumnya: Bajak Laut “Karam di Titik Putih” dengan skor 4-3.
“Pertandingan hari ini luar biasa. Semua pemain sudah tampil maksimal, bermain habis-habisan sejak menit pertama sampai adu penalti. Namun keberuntungan belum memihak kepada kita, apalagi kita kalah dari tim yang paling banyak mengoleksi trofi ETMC,” ujar Arief kepada GBRNews.id, saat dihubungi dari Labuan Bajo usai laga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski gagal menembus final, Arief menyampaikan terima kasih mendalam kepada seluruh pihak yang mendukung perjalanan Bajak Laut selama turnamen berlangsung.
“Terima kasih kepada semua yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu. Pendukung Bajak Laut di mana pun berada, terima kasih sudah memberikan semangat luar biasa. Kami mohon maaf kepada seluruh warga Nuca Lale, Manggarai Raya, dan khususnya masyarakat Manggarai Barat karena belum mampu memberikan hasil terbaik,” ungkapnya.
Arief memastikan bahwa tim tidak akan larut dalam kekecewaan. Fokus kini diarahkan penuh pada laga perebutan juara 3.
“Kami tetap akan memberikan yang terbaik. Fokus kami sekarang adalah merebut tempat ketiga besok malam,” tegasnya penuh optimisme.

Sementara itu, laga semifinal lainnya pada Rabu (3/12) malam juga menampilkan duel ketat antara Persada Sumba Barat Daya dan Persena Nagekeo. Pertandingan berakhir dengan kemenangan tipis Persena Nagekeo 1-0 di waktu normal. Hasil ini langsung mengubah peta persaingan menuju puncak.
Dengan demikian, big match final ETMC XXXIV Ende 2025 dipastikan mempertemukan dua tim penuh sejarah dan tensi tinggi dimana PSN Ngada vs Persena Nagekeo.
Sementara itu, jalur perebutan podium ketiga tidak kalah panas, menghadirkan duel penuh gengsi antara tim penuh kejutan dan tim yang enggan pulang tanpa medali. Dimana Bajak Laut FC vs Persada Sumba Barat Daya.
Laga ini hidup bukan sekadar perebutan posisi tiga, tapi tentang menjaga martabat, menutup turnamen dengan kepala tegak, dan membalas rasa kecewa pendukung.
Bajak Laut FC bertekad memastikan satu hal: perjalanan mereka di ETMC XXXIV Ende 2025 tidak berakhir tenggelam, tapi berlabuh dengan kehormatan.
Dihimpun, panitia resmi merilis jadwal final ETMC XXXIV Ende 2025. Kamis (4/12) ditetapkan sebagai hari istirahat tanpa pertandingan. Perebutan juara tiga akan digelar pada Jumat (5/12) pukul 14.00 Wita, sementara partai puncak berlangsung pada pukul 18.00 Wita. **
Penulis : Rino
Editor : Redaksi










