LABUAN BAJO, GBRNews.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas IV Komodo mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah Kabupaten Manggarai Barat.
Peringatan ini berlaku mulai Minggu, 15 Maret 2026. Masyarakat, pelaku wisata, hingga nelayan diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang berpotensi terjadi dalam 24 jam ke depan.
BMKG menyoroti adanya potensi hujan yang dapat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Manggarai Barat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kecepatan angin di kawasan pesisir terpantau dapat mencapai sekitar 30 km per jam. Sementara di wilayah daratan seperti Cunca Wulang dan Sanonggoang, kecepatan angin diperkirakan berada di kisaran 25 km per jam.

Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian khusus, terutama bagi aktivitas pelayaran, nelayan, serta wisata bahari di perairan Labuan Bajo dan sekitarnya.
Cuaca di Destinasi Wisata Manggarai Barat
BMKG memprediksi pola cuaca di sejumlah destinasi wisata unggulan Manggarai Barat relatif seragam dengan dominasi awan tebal dan hujan ringan.
Di kawasan pesisir dan gugusan pulau seperti Labuan Bajo, Pulau Komodo, Pulau Padar, Pulau Rinca hingga Pulau Kanawa, cuaca diperkirakan berawan tebal pada pagi hari. Memasuki siang hingga malam, wilayah tersebut berpotensi diguyur hujan ringan dengan suhu udara berkisar antara 25 hingga 31 derajat Celsius.
Sementara di objek wisata alam seperti Gua Rangko, kondisi berawan tebal juga diperkirakan terjadi pada pagi hingga dini hari, sebelum hujan ringan turun pada siang hari.
Adapun di wilayah dataran tinggi dan air terjun seperti Cunca Rami, Cunca Wulang, serta Danau Sanonggoang, cuaca berawan tebal diprediksi mendominasi pagi hari. Hujan ringan berpotensi terjadi pada siang hingga malam dengan suhu udara yang lebih sejuk, berkisar antara 24 hingga 30 derajat Celsius.
BMKG juga mencatat tingkat kelembapan udara di wilayah Manggarai Barat cukup tinggi, yakni berada pada rentang 70 hingga 95 persen.
Dengan suhu udara rata-rata berkisar antara 24 hingga 31 derajat Celsius, kondisi ini membuat udara terasa lebih lembap sepanjang hari.
Imbauan untuk Masyarakat dan Wisatawan
Menyikapi kondisi tersebut, BMKG mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tetap waspada serta memperhatikan beberapa hal penting.
Wisatawan yang beraktivitas di luar ruangan disarankan membawa perlengkapan pelindung hujan seperti payung atau jas hujan.
Para operator kapal wisata dan nelayan juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin kencang yang dapat memengaruhi kondisi gelombang laut.

Selain itu, masyarakat diharapkan rutin memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG, termasuk akun Instagram @infobmkg_manggaraibarat atau layanan WhatsApp di nomor 0821 4473 6879.
Prakiraan cuaca ini berlaku hingga Senin, 16 Maret 2026 pukul 08.00 WITA. Masyarakat diminta tetap tenang namun selalu siaga terhadap kemungkinan perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba.**
Penulis : Tim Redaksi
Editor : Redaksi










