LABUAN BAJO, GBRNews.id –Panitia Open Turnamen Sepak Takraw Labuan Bajo 2025 bersama pengurus Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kabupaten Manggarai Barat mulai membidik sejumlah atlet potensial untuk menghadapi Kejuaraan Daerah (Kejurda) NTT di Kupang, 20 November mendatang.
Turnamen yang berlangsung meriah sejak beberapa pekan lalu itu resmi ditutup pada Sabtu (1/11/2025). Ajang tersebut sekaligus menjadi momentum kebangkitan takraw Manggarai Barat setelah lama vakum.
Turnamen yang resmi berakhir pada Sabtu (1/11/2025) itu menobatkan KBLM sebagai juara pertama, disusul Skaters di posisi kedua, Ine Ame juara ketiga, dan Zahra Jaya sebagai harapan satu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari hasil turnamen tersebut, sejumlah nama mencuat sebagai pemain potensial di kategori senior putra, di antaranya:
Sardin (Apit Kiri/KBLM), Aswar (Apit Kanan/KBLM), Wawan (Apit Kanan/KBLM), Erwin (Apit Kanan/Maju Jaya), Sariphin (Apit Kiri/Maju Jaya), Ahlak (Apit Kanan/Prima Junior), Fathurahman (Tekong/Prima Junior), Rustam (Tekong/Media Labuan Bajo), Wawan Ardiansyah (Apit Kanan/Rinca Drago), Naris (Apit Kanan/Ine Ame), dan Vensis (Apit Kanan/Skaters).
Ketua Panitia, Rofinus Edison Risal (Ichal), menyebut ajang ini menjadi wadah penting untuk menemukan potensi lokal yang bisa bersaing di level provinsi.
“Hasil turnamen kemarin, kita panitia mengantongi beberapa nama atlet dari berbagai tim yang nantinya akan diseleksi kembali menuju Kejurda di Kupang,” ujar Ichal kepada GBRNews.id, Selasa (4/11) sore.
Ia menambahkan, nama-nama tersebut akan segera diserahkan kepada pengurus PSTI Manggarai Barat untuk proses seleksi tahap akhir.
Koordinator Wasit PSTI Manggarai Barat, Ismail Ndung, turut mengapresiasi langkah panitia yang sudah menindaklanjuti hasil turnamen dengan penjaringan atlet.
“Terima kasih teman-teman panitia sudah bekerja maksimal. Ini langkah awal yang baik, selanjutnya kita akan seleksi lagi untuk menentukan tim terbaik,” ungkapnya.
Sebagai tindak lanjut, PSTI Manggarai Barat mempercayakan Muhamad Saleh (Ale), salah satu atlet senior, untuk mengoordinasikan latihan para atlet terjaring.
Penutupan turnamen berlangsung penuh kehangatan dan semangat kebersamaan. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga membawa semangat baru bagi dunia takraw Manggarai Barat—mendorong sport tourism dan membuka jalan menuju prestasi lebih tinggi di level provinsi hingga nasional. **
Penulis : Rino
Editor : Redaksi










