Labuan Bajo, GBRNews.id – Emanuel Melkiades Laka Lena, bakal calon Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berpasangan dengan Johni Asadoma (Melki-Johni), menegaskan bahwa kemajuan pesat kota Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat tidak terlepas dari dukungan penuh pemerintah pusat.
Ia menyatakan, tanpa intervensi tersebut, Labuan Bajo tidak akan berkembang menjadi destinasi wisata kelas dunia seperti sekarang.
Melki mengungkapkan rasa kagumnya terhadap percepatan pembangunan daerah tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kemajuannya jauh melebihi yang kita bayangkan. Benar atau tidak?” ucap Melki, yang disambut dengan teriakan semangat ‘betul’ berkali-kali oleh ribuan pendukung yang hadir dalam kegiatan deklarasi di Golo Koe, Kelurahan Waekelambu, Kecamatan Komodo, Rabu (18/9) petang.
Menurut Melki, kejujuran perlu ditegakkan dalam memahami siapa yang berperan besar dalam membangun Labuan Bajo.
“Labuan Bajo ini dibangun kalau kita mau jujur, dana terbesar adalah dari dana pemerintah pusat,” tegasnya.
Melki juga mengungkap alasan di balik perhatian khusus Presiden Joko Widodo terhadap NTT. Menurutnya, kedekatan masyarakat NTT di Jakarta dengan Presiden dua periode itu menjadi salah satu faktor kunci yang membawa dampak positif bagi pembangunan Labuan Bajo.
Melki menyebutkan bahwa Labuan Bajo awalnya tidak termasuk dalam rencana destinasi wisata premium nasional, namun berkat masukan langsung dari orang-orang NTT kepada Jokowi, status Labuan Bajo ditingkatkan.
“Kenapa Pak Jokowi jatuh hati pada NTT? Karena beliau dekat dengan orang-orang NTT di Jakarta. Mereka memberi masukan, dan Jokowi dengan segera menetapkan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata premium,” ungkap Melki.
Melki menegaskan, agar pembangunan di NTT terus berlanjut dan semakin optimal, diperlukan kerjasama yang kuat antara pemerintah daerah dan pusat.
Menurutnya, keberhasilan daerah sangat dipengaruhi oleh seberapa erat hubungan dengan pemerintah pusat.
“Itu artinya, kalau daerah itu dekat dengan pemerintah pusat, menjadi bagian dari pemerintah pusat memudahkan daerah ini berdasarkan kekuatan diri sendiri maupun kekuatan dari Jakarta, terutama buat kita orang NTT ini,” pungkasnya.
Melki juga menyampaikan rasa percaya dirinya bahwa dukungan dari 11 partai politik yang tergabung dalam koalisi Melki-Johni akan memberikan dorongan kuat untuk membawa perubahan signifikan bagi NTT.
Ia menyebut bahwa kehadiran partai-partai yang mendukung di tingkat pusat akan memudahkan mereka dalam melanjutkan pembangunan yang telah berjalan.
“11 partai politik yang tergabung di koalisi Melki-Johni ini semuanya tergabung di pemerintahan di tingkat pusat memudahkan kami tentang keberlanjutan,” imbuhnya.
Melki juga menambahkan, “Hanya paket Melki-Johni saja yang kalau ke jakarta bisa masuk langsung bertemu dengan Presiden terpilih karena kami bagian dari pemerintahan hari ini. Karena itu soal keberlanjutan pembangunan karena gubernur dan wakil gubernur adalah bagian dari pemerintah pusat,” sambung Melki.**
Penulis : Rino
Editor : Redaksi










