Manggarai Timur, GBRNews.id– Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur melalui Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (PPO) resmi menggelar Expo Pendidikan IV Tahun 2025 di Lapangan Pasar Borong, 14–16 Agustus 2025. Kegiatan ini menjadi rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dan mengusung tema “Berpikir Kritis, Bertindak Hebat, Tumbuhkan Generasi Matim Cerdas”.
Acara ini diikuti ratusan siswa dari jenjang PAUD, SD, hingga SMP yang berasal dari 12 kecamatan di Manggarai Timur. Para peserta hadir bersama guru, kepala sekolah, dan pengawas pendidikan. Selama tiga hari, mereka memamerkan karya inovasi literasi dan numerasi, mengikuti lomba mini vlog Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, lomba tari kreasi, lomba paduan suara, pementasan karya siswa, hingga hiburan rakyat yang sarat nilai budaya.
Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas dalam sambutan pembukaan menegaskan bahwa expo ini tidak hanya menjadi ajang lomba atau pameran, tetapi juga instrumen strategis untuk membangun pendidikan berbasis budaya, literasi, dan karakter. “Kami ingin menciptakan ekosistem pembelajaran yang mengintegrasikan budaya lokal, literasi, dan pembentukan karakter siswa. Program ini dibuat terukur, berbasis data, dan berkelanjutan,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sekretaris Dinas PPO, Bruno Ismail, yang mewakili Kepala Dinas Winsensius Tala, dalam laporanya menjelaskan bahwa Expo Pendidikan IV menjadi kesempatan penting bagi siswa untuk mengembangkan kompetensi literasi dan numerasi sekaligus memupuk rasa percaya diri. Menurutnya, kegiatan ini juga memperkuat budaya belajar sepanjang hayat dengan membiasakan membaca, menulis, dan berhitung sebagai fondasi berpikir kritis, kreatif, dan inovatif.
Agenda expo tahun ini sangat beragam. Selain Gelar Karya Inovasi Literasi dan Numerasi, ada Pementasan Karya Literasi dan Numerasi Siswa SD dan SMP, Lomba Mini Vlog Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Lomba Tari Kreasi, Lomba Paduan Suara, dan pertunjukan budaya lokal yang mengangkat kearifan daerah Manggarai Timur.
Expo Pendidikan IV 2025 juga menjadi bagian dari strategi Pemkab Manggarai Timur untuk membangun ekosistem pembinaan literasi dan budaya berbasis kompetisi berjenjang, dimulai dari tingkat kelas, sekolah, kecamatan, hingga kabupaten. Program ini didukung regulasi, sistem monitoring digital, serta rencana integrasi ke dokumen perencanaan daerah seperti RPJMD dan Renstra.
Kegiatan ini turut menggandeng mitra strategis seperti YPA-MDR, Universitas Soegijapranata Semarang, dan UKI St. Paulus Ruteng. Kolaborasi ini menjadi bentuk implementasi konsep Public Private Partnership (PPP) di sektor pendidikan, yang menyinergikan peran pemerintah daerah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan komunitas lokal. (*)
Penulis : Nardhine Lonnista
Editor : Redaksi










