Labuan Bajo, GBRNews.id –Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Labuan Bajo berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ribuan liter minuman keras (miras) ilegal jenis sopi di Pelabuhan Multipurpose Pelindo Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sopi yang rencananya akan diselundupkan ke Surabaya itu diketahui tidak memiliki dokumen resmi.
Pengungkapan kasus ini terjadi pada Kamis (26/12/2024), saat tim gabungan TNI-Polri melakukan pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Sebuah truk yang hendak naik ke kapal KM Dharma Rucitra VIII dicurigai oleh petugas. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan 60 jeriken miras ilegal, masing-masing berisi 35 liter, disembunyikan di bawah tumpukan karung berisi kopi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pemeriksaan rutin terhadap kendaraan yang akan berlayar menuju Surabaya mengungkap adanya truk mencurigakan. Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, ditemukan 60 jeriken miras ilegal dengan total volume mencapai 2.100 liter,” ungkap Komandan Lanal (Danlanal) Labuan Bajo, Letkol Laut (P) Iwan Hendra Susilo, Jumat (27/12/2024).
Letkol Iwan menjelaskan, pengungkapan ini berawal dari pemeriksaan yang dilakukan secara rutin di pelabuhan. Truk bermuatan miras ilegal itu dikendarai oleh seorang sopir berinisial YTM (34). Barang bukti berupa truk dan miras ilegal tersebut kemudian dibawa ke Markas Komando (Mako) Lanal Labuan Bajo untuk ditindaklanjuti.
“Kasus ini selanjutnya diserahkan kepada Polres Manggarai Barat untuk proses hukum lebih lanjut,” imbuhnya.
Iwan juga menegaskan pentingnya memperketat pengamanan jalur laut untuk mencegah terulangnya kasus serupa di masa depan. Ia mengingatkan bahwa kapal penumpang sering kali menjadi jalur bagi aktivitas ilegal, termasuk penyelundupan miras.
“Hal ini selaras dengan arahan Kepala Staf TNI AL (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali yang menekankan agar seluruh prajurit Jalasena TNI AL untuk turut membantu menjaga keamanan wilayah masing-masing selama masa Nataru 2024/2025 guna menciptakan situasi keamanan yang kondusif bagi masyarakat setempat,” tegas Letkol Iwan. **
Penulis : Rino
Editor : Redaksi










