LABUAN BAJO, GBRNews.id – Kecelakaan tunggal terjadi di ruas jalan menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Labuan Bajo–Golo Mori, Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 16.20 Wita. Sebuah mobil jenis Toyota Kijang Innova bernomor polisi EB 1613 EA dilaporkan oleng hingga menghantam trotoar dan pohon di pinggir jalan.
Peristiwa itu terjadi tepat di depan pintu masuk SDI Nanga Nae, Desa Macang Tanggar Kecamatan Komodo.
Dihimpun, mobil yang melaju dari arah Golo Mori menuju pusat kota Labuan Bajo diduga dalam kecepatan tinggi sebelum akhirnya kehilangan kendali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Seorang saksi mata, Hasan, warga Nanga Nae, menuturkan kendaraan tersebut tiba-tiba keluar jalur dan naik ke trotoar.
“Mobil itu melaju cukup kencang dari arah Golo Mori. Sampai di depan SDI Nanga Nae, langsung oleng keluar jalur, naik trotoar dan menghantam pohon sengon besar. Bahkan sempat terangkat sebelum jatuh ke lapangan di depan PAUD Al-Barakah,” ungkap Hasan.
Ia menambahkan, di dalam mobil terdapat lima orang penumpang. Seluruhnya selamat, namun mengalami luka ringan dan trauma akibat benturan keras.
“Empat orang dewasa dan satu anak-anak, semuanya selamat. Tadi langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit terdekat,” jelasnya.
Pantauan di lokasi sekitar pukul 17.00 Wita, kondisi kendaraan mengalami kerusakan parah di bagian depan. Bodi mobil tampak ringsek, keempat ban penyok, serta velg bagian kiri depan dan belakang pecah hingga terlepas. Bagian belakang kendaraan juga mengalami kerusakan cukup serius.
Sejumlah keluarga korban terlihat mendatangi lokasi kejadian. Warga sekitar turut membantu proses evakuasi kendaraan dari area lapangan tempat mobil terjatuh.
Sebagai informasi, ruas jalan menuju KEK Labuan Bajo–Golo Mori merupakan salah satu akses strategis yang diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo pada 14 Maret 2023. Kehadiran jalan ini menjadi bagian penting dalam mendukung konektivitas kawasan pariwisata di Manggarai Barat.
Jalan sepanjang 25 kilometer tersebut dibangun dengan anggaran mencapai Rp481 miliar. Infrastruktur ini kini berfungsi sebagai jalur utama penghubung kawasan pariwisata super prioritas, sekaligus mempercepat akses menuju destinasi unggulan di wilayah Labuan Bajo dan sekitarnya. **
Penulis : Sarifudin
Editor : Redaksi










