Labuan Bajo, GBRNews.id –Ratusan pendukung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat (Mabar) nomor urut 1, Christo Mario Y. Pranda dan Richardus Tata Sontani (Mario-Richard) turun ke jalan melakukan demonstrasi besar-besaran di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Manggarai Barat, provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (12/12/2024) siang.
Aksi ini berlangsung sebagai respons atas penetapan pasangan Edi-Weng sebagai pemenang Pilkada 27 November 2024.
Para pendukung Mario-Richard menuding pelaksanaan Pilkada Manggarai Barat dipenuhi kecurangan yang dilakukan secara terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bahkan, Ketua KPU Manggarai Barat, Ferdiano Sutarto Parman, yang akrab disapa Ano Parman, dituding terlibat langsung dalam pelanggaran dengan dugaan mencoblos di dua tempat pemungutan suara berbeda, yakni TPS 002 Batu Cermin, kecamatan Komodo dan TPS 001 Desa Munting, kecamatan Lembor Selatan.
Pantauan Gbrnews.id, sejak siang, suasana di depan kantor KPU memanas. Massa tak hanya menyuarakan tuntutan agar Ano Parman dicopot, tetapi juga menyerangnya secara pribadi dengan kata-kata kasar.
Bahkan para demonstrasi memaksa Ketua Ketua KPUD Manggarai Barat, Ano Parman keluar dari ruangan untuk menemui masa aksi.
Terpantau lebih lanjut, dengan sikap tenang dan kesatria, Ano Parman menemui masa aksi dengan kawalan ketat. Ia pun berdiri gagah dihadapan masa Mario-Richard meski ia sering dicerca ucapan kotor dan kasar.
Kurang lebih 25 menit Ano Parman berdiri dihadapan masa aksi. Bahkan Ia menyaksikan langsung masa demontrasi membakar ban di depan kantor KPU.
Pukul 12.54 sampai 13.18 Wita, demontrasi berjalan dengan baik dan dikawal ketat pihak keamanan.
Aksi demontrasi menjadi semakin dramatis dengan dilakukannya ritual adat “Mbele Manuk Miteng” (penyembelihan ayam hitam) sebagai simbol penolak bala dan protes atas dugaan kecurangan Pilkada Manggarai Barat.
Tak berhenti di situ, mereka juga membawa tanah dari kuburan mengklaim sebagai bukti ada orang meninggal yang ikut mencoblos dan menyiramkannya di depan gerbang kantor KPU dimana Ano Parman berserta anggota komisioner lainnya berdiri.
Ketegangan memuncak bukannya Ano Parman diberi ruang untuk bicara atau klarifikasi sesuai permintaan pendukung Mario-Richard. Mereka malah memaksa Ano Parman untuk menerima ayam yang sudah disembelih dan tanah kuburan tersebut.
Meski Ano Parman berkali-kali dipaksa, ia bersih kukuh enggan menerimanya. Bahkan Ano Parman menilai apa yang dilakukan oleh pendukung Mario-Richard diluar kewajaran dan kesadaran adat Manggarai.
Dalam kesempatan itu, Ano Parman tampak siap klarifikasi semua tuduhan pendukung Mario-Richard, namun kembali tidak diberi ruang.
Dianggap tidak menghormati ritual mereka, sejumlah pendukung Mario-Richard marah dan ngamuk besar.
Melihat potensi ricuh, pihak keamanan segera mengarahkan Ano Parman untuk meninggalkan lokasi dengan pengawalan ketat. Sebagai bentuk protes, kantor KPU Manggarai Barat pun dihujani telur busuk dan gelas air mineral oleh demonstran.
“Apa yang mereka lakukan ini tidak sesuai dengan kesadaran adat Manggarai yang sesungguhnya. Ritual ini adalah bagian dari aksi mereka, bukan dari tradisi resmi KPU,” kata Ano Parman kepada Gbrnews.id usai meninggalkan lokasi dengan pengawalan ketat pihak keamanan.
Meski dihujani cacian dan serangan fisik, Ano Parman tetap menanggapi situasi dengan senyum santai.
“Kami sebenarnya sudah menawarkan audiensi sejak awal, namun mereka lebih memilih jalan demonstrasi. Itu adalah hak mereka, dan kami tidak melarang,” jelasnya sambil senyum.
Dalam Pilkada Serentak 2024, pasangan Edi-Weng berhasil memenangkan Pilkada Manggarai Barat dengan 73.872 suara (51%), mengungguli Mario-Richard yang memperoleh 71.164 suara (49%). Hasil ini diumumkan dalam rapat pleno terbuka pada 3 Desember 2024.
Tak terima dengan hasil tersebut, Mario-Richard telah mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi pada 6 Desember 2024. Gugatan ini didaftarkan dengan nomor perkara 65/PAN.MK/e-AP3/12/2024. **
Simak juga konferensi pers lengkap Ketua KPUD Manggarai Barat, Ferdiano Sutarto Parman bantah tuduhan paslon Mario-Richard.
Penulis : Rino
Editor : Redaksi










