Kades Gorontalo Dianggap Kepala Batu, DPMD Siap Layangkan Surat Sanksi ke Bupati Manggarai Barat

- Redaksi

Senin, 6 Oktober 2025 - 13:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Manggarai Barat, Pius Baut, Selasa (31/3/2026) pagi di ruang kerjanya. Foto Rino/GBRNews.id

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Manggarai Barat, Pius Baut, Selasa (31/3/2026) pagi di ruang kerjanya. Foto Rino/GBRNews.id

LABUAN BAJO, GBRNews.id – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Manggarai Barat, Pius Baut, geram dengan sikap Kepala Desa Gorontalo, Vinsensius Obin, yang dinilai keras kepala dan kerap absen dari kantor. Ia menegaskan, pihaknya akan segera melayangkan surat telaahan staf ke Bupati Manggarai Barat sebagai dasar pertimbangan pemberian sanksi.

“Sejak berita itu keluar, sampai sekarang HP-nya tidak aktif. Saya konfirmasi lewat WhatsApp, tapi tidak ada respon. Kami akan panggil dia (Kades),” kata Kadis Pius Baut kepada GBRNews.id, Senin pagi (6/10) di ruang kerjanya.

Pius menyebut, Kades Vinsensius Obin bukan kali pertama bermasalah dengan disiplin kerja. Sebelumnya, DPMD sudah dua kali memanggil secara resmi Kades Gorontalo karena keluhan serupa dari masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bulan Juli lalu kami sudah panggil lewat surat resmi. Surat pertama tidak direspons, baru setelah surat kedua dia datang klarifikasi. Waktu itu dia berjanji akan rajin masuk kantor,” ungkapnya.

Namun, janji itu kembali dilanggar. Aduan warga pun kembali mencuat hingga akhirnya mereka mendatangi DPRD Manggarai Barat pekan lalu.

Kadis DPMD menuturkan, pihaknya juga pernah bersurat ke BPD Desa Gorontalo serta melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor desa. Namun, hasil evaluasi BPD justru menyebut situasi “baik-baik saja”.

“Kami sudah surati BPD supaya lakukan pengawasan, karena BPD punya kewenangan memberi rekomendasi sanksi. Tapi anehnya, hasil evaluasi mereka selalu baik-baik saja. Padahal laporan masyarakat jelas. Orang ini (Kades) memang kepala batu,” ucap Pius sambil menggeleng.

Bahkan, lanjut Pius, tak sungkan ia menyebut Kades Vinsensius Obin sebagai kepala desa paling sibuk se-republik.

“Banyak sekali alasannya, bermacam-macam. Dia ini kepala desa paling sibuk se-republik,” ujar Kadis Pius, separuh bercanda namun bernada kecewa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Manggarai Barat, Pius Baut, saat dikonfirmasi GBRNews.id, Senin pagi (6/10) di ruang kerjanya. [Foto Rino/GBRNews]
Ia menegaskan, kali ini DPMD akan membuat telaahan staf resmi ke Bupati agar proses sanksi bisa segera dijalankan.

“Kami dorong BPD bertindak sesuai kewenangannya, dan kami juga segera kirim telaahan staf ke Bupati. Desa Gorontalo itu kan desa dalam kota Labuan Bajo, seharusnya jadi contoh, bukan malah begini,” tegasnya.

Kadis DPMD juga menyampaikan apresiasi kepada warga Desa Gorontalo yang telah menempuh jalur resmi menyampaikan aspirasi melalui DPRD.

“Kami hargai langkah warga yang menyampaikan keluhan dengan cara benar. Ini bentuk kepedulian terhadap pelayanan publik,” lanjut Pius.

Ia menegaskan, DPMD Manggarai Barat telah berulang kali mengingatkan seluruh kepala desa soal disiplin jam kerja dan pelayanan publik. Bahkan, surat edaran resmi sudah diterbitkan untuk mempertegas kewajiban tersebut.

Tak hanya Kadis DPMD, Camat Komodo, Marthinus M. Irwandy, SH, atau yang akrab disapa Iwan, juga geram dengan sikap Kepala Desa Gorontalo yang dinilai keras kepala dan sering mangkir dari kantor.

“Karena status kecamatan sebagai pengawas dan pembina, maka kami tetap lakukan tahapan pembinaan, dengan teguran lisan dan tertulis,” kata Camat Iwan beberapa hari lalu melalui pesan WhatsApp kepada GBRNews.id.

Menurutnya, pihak kecamatan tidak tinggal diam dan akan terus memantau perkembangan kedisiplinan Kades Gorontalo. Iwan menegaskan, ketidakhadiran kepala desa di kantor sangat berdampak pada pelayanan publik, terutama di wilayah perkotaan seperti Labuan Bajo.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah warga Desa Gorontalo mendatangi kantor DPRD Manggarai Barat pada Selasa (30/9) lalu. Mereka mengeluhkan pelayanan administrasi yang macet karena Kades Vinsensius Obin jarang masuk kantor. **

Penulis : Rino

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan
Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan
PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace
PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0
Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol
PSSI Cup II Mabar: Monster Mbeliling Hajar Gladiator 4-0, Berto Cetak Hattrick
PSSI Cup II Manggarai Barat Butuh Rp375 Juta, Panitia Baru Kantongi 35 Persen
Berikut Jadwal Resmi Babak Penyisihan Grup PSSI Cup II Manggarai Barat 2026
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:00 WITA

Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:47 WITA

PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:01 WITA

PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol

Berita Terbaru