LABUAN BAJO, GBRNews.id –Suara sorak penonton memecah sore di Lapangan Wae Kesambi, Desa Baru Cermin, Kecamatan Komodo. Di tengah riuhnya laga babak 8 besar Open Turnamen Sepak Takraw Labuan Bajo 2025, hadir sosok yang ikut menikmati setiap smash keras dan loncatan salto para atlet — Inocentius Peni, anggota DPRD Manggarai Barat dari Fraksi Harapan Baru.
Politisi yang akrab disapa Ino Peni itu tak bisa menyembunyikan rasa kagumnya. Ia menilai kebangkitan takraw di Labuan Bajo sebagai momentum penting bagi dunia olahraga dan pariwisata.
“Ini sesuatu yang positif bagi dunia olahraga di Manggarai Barat, khususnya di Kota Labuan Bajo. Setelah takraw sekian lama vakum, saya kira ini menjadi awal yang baik untuk kita hidupkan kembali. Sebab Labuan Bajo sebagai destinasi super prioritas memang butuh banyak event agar ekonomi masyarakat juga ikut tumbuh,” ungkap Ino Peni kepada GBRNews.id, Kamis (30/10), saat menyaksikan laga di panggung panitia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, olahraga seperti takraw punya daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
“Labuan Bajo kini jadi kota dunia. Kalau event seperti ini rutin, wisatawan bisa long stay, ikut menikmati suasana kompetisi. Olahraga dan pariwisata itu saling mendukung,” tambahnya.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu juga mengapresiasi langkah panitia yang berani menggulirkan kembali turnamen setelah sekian lama tak terdengar.
“Saya berterima kasih kepada panitia yang punya semangat besar. Setelah bertahun-tahun, akhirnya takraw kembali menggema di Labuan Bajo,” kata Ino Peni.

“Yang paling penting adalah memberikan ruang bagi bakat-bakat muda untuk terus berkembang agar bisa menjadi pemain profesional, baik di tingkat kabupaten maupun nasional,” tegasnya.
Selain itu, ia berharap PSTI Manggarai Barat menjadikan turnamen ini sebagai ajang seleksi menuju Kejurda, demi melahirkan atlet berprestasi yang bisa membawa nama daerah ke kancah lebih tinggi.
Pantauan media ini, laga 8 besar berlangsung sengit. Pertemuan antara Maju Jaya vs Zahra Jaya memanas, disusul duel seru KBLM vs GAR yang membuat penonton berdecak kagum. Suasana lapangan kian hidup, dengan sorakan warga yang tak berhenti menggema.
Turnamen ini menjadi bukti nyata bahwa Labuan Bajo bukan hanya mempesona karena alamnya, tetapi juga mulai menancapkan nama sebagai destinasi sport tourism unggulan di Indonesia Timur — tempat di mana semangat olahraga, pariwisata, dan kebanggaan daerah berpadu menjadi satu. **
Penulis : Rino
Editor : Redaksi










