Hujan Seharian Guyur Labuan Bajo, Genangan Air Hambat Lalu Lintas dan SDI Ra’ong Luluh Lantak

- Redaksi

Senin, 9 Maret 2026 - 17:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Genangan cukup parah terjadi di sekitar lampu merah Wae Mata, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo. Air menggenang hingga sekitar 40 sentimeter dan membuat arus lalu lintas tersendat, Senin (9/3/2026) sore. Foto Rino/GBRNews.id

Genangan cukup parah terjadi di sekitar lampu merah Wae Mata, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo. Air menggenang hingga sekitar 40 sentimeter dan membuat arus lalu lintas tersendat, Senin (9/3/2026) sore. Foto Rino/GBRNews.id

LABUAN BAJO, GBRNews.id – Cuaca ekstrem melanda kota wisata Labuan Bajo sejak dini hari, Senin (9/3/2026). Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi sejak pukul 05.00 Wita hingga sekitar 18.00 Wita menyebabkan sejumlah ruas jalan tergenang air, becek, dan dipenuhi sampah.

Pantauan media ini pada sore hari menunjukkan genangan cukup parah terjadi di sekitar lampu merah Wae Mata, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo. Air menggenang hingga sekitar 40 sentimeter dan membuat arus lalu lintas tersendat.

Sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat terlihat nekat menerobos genangan tersebut. Bahkan, beberapa pengendara sepeda motor memilih naik ke trotoar untuk menghindari genangan air yang cukup dalam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Genangan tersebut diduga kuat akibat saluran drainase yang tersumbat sehingga air hujan tidak mengalir dengan baik.

Kondisi serupa juga terjadi di beberapa titik lain di dalam kota, termasuk di ruas Jalan Soekarno-Hatta Labuan Bajo yang tampak becek dan dipenuhi sampah yang terbawa arus air hujan.

Genangan cukup parah terjadi di sekitar lampu merah Wae Mata, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo. Air menggenang hingga sekitar 40 sentimeter dan membuat arus lalu lintas tersendat, Senin (9/3/2026) sore. Foto Rino/GBRNews.id
Genangan cukup parah terjadi di sekitar lampu merah Wae Mata, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo. Air menggenang hingga sekitar 40 sentimeter dan membuat arus lalu lintas tersendat, Senin (9/3/2026) sore. Foto Rino/GBRNews.id 

Tidak hanya genangan air, cuaca buruk pada pagi hari juga memicu peristiwa yang lebih mengkhawatirkan. Angin puting beliung disertai hujan deras menerjang wilayah Dusun Lenteng dan Dusun Compang, Desa Golo Mori, sekitar pukul 06.30 Wita.

Angin kencang tersebut mengakibatkan sedikitnya tujuh unit rumah warga mengalami kerusakan cukup parah.

Lebih memprihatinkan lagi, bangunan SDI Ra’ong rusak total akibat sapuan angin puting beliung. Sekolah yang sebagian besar bangunannya terbuat dari papan kayu itu roboh dan hancur hingga rata dengan tanah.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, angin puting beliung melanda wilayah tersebut sejak sekitar pukul 06.00 Wita hingga pukul 08.00 Wita.

Bangunan SDI Ra’ong rusak total akibat sapuan angin puting beliung, Senin (9/3/2026).

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meski kerugian material diperkirakan cukup besar.

Hingga pukul 18.00 Wita, hujan gerimis disertai angin masih melanda Labuan Bajo hingga wilayah Merombok, Nggorang, dan Dalong (Menggoda). **

Penulis : Rino

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan
Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan
PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace
PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0
Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol
PSSI Cup II Mabar: Monster Mbeliling Hajar Gladiator 4-0, Berto Cetak Hattrick
PSSI Cup II Manggarai Barat Butuh Rp375 Juta, Panitia Baru Kantongi 35 Persen
Berikut Jadwal Resmi Babak Penyisihan Grup PSSI Cup II Manggarai Barat 2026
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:00 WITA

Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:47 WITA

PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:01 WITA

PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol

Berita Terbaru