Diduga Over Tonase, Truk Tujuan Ruteng Standing di Tanjakan Kampung Dalong

- Redaksi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mini truk bernomor polisi AD 8063 AE dilaporkan gagal menaklukkan tanjakan tajam di dekat Gereja Santa Theresia Lisieux Longgo, RT 005, Dusun Cuka. Akibatnya, bagian depan kendaraan terangkat tinggi hingga nyaris tegak lurus atau dikenal dengan istilah standing.

Mini truk bernomor polisi AD 8063 AE dilaporkan gagal menaklukkan tanjakan tajam di dekat Gereja Santa Theresia Lisieux Longgo, RT 005, Dusun Cuka. Akibatnya, bagian depan kendaraan terangkat tinggi hingga nyaris tegak lurus atau dikenal dengan istilah standing.

LABUAN BAJO, GBRNews.id Sebuah insiden lalu lintas tunggal menghebohkan pengguna Jalan Trans Flores, tepatnya di kawasan Kampung Dalong, Desa Watu Nggelek, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Jumat sore (29/5/2026).

Satu unit mini truk bernomor polisi AD 8063 AE dilaporkan gagal menaklukkan tanjakan tajam di dekat Gereja Santa Theresia Lisieux Longgo, RT 005, Dusun Cuka. Akibatnya, bagian depan kendaraan terangkat tinggi hingga nyaris tegak lurus atau dikenal dengan istilah standing.

Peristiwa tersebut sontak menarik perhatian warga dan para pengendara yang melintas di jalur penghubung Labuan Bajo–Ruteng itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi yang dihimpun GBRNews.id menyebutkan, mini truk berwarna putih tersebut sedang dalam perjalanan dari Labuan Bajo menuju Ruteng, Kabupaten Manggarai dengan membawa muatan penuh yang ditutupi terpal biru. Saat memasuki tanjakan ekstrem di kawasan Dalong, kendaraan diduga kehilangan tenaga akibat beban muatan yang terlalu berat.

Mesin kendaraan tidak mampu mempertahankan daya dorong saat menanjak. Dalam hitungan detik, roda depan terangkat ke udara, sementara roda belakang tetap menapak aspal dan menjadi titik tumpu utama kendaraan.

Beruntung, sopir berhasil menyelamatkan diri dan kendaraan tidak sampai mundur maupun terjun ke rumah-rumah warga yang berada di sekitar lokasi.

Sejumlah warga menduga kendaraan tersebut membawa muatan melebihi kapasitas aman atau over tonase. Kondisi jalan yang menanjak curam dipadukan dengan beban berat di bagian belakang diduga menjadi penyebab utama insiden tersebut.

Ibrahim, seorang pelintas yang menyaksikan langsung kejadian itu, mengatakan truk terlihat kesulitan sejak memasuki tanjakan.

Menurutnya, suara mesin kendaraan terdengar meraung sebelum akhirnya bagian depan truk terangkat.

“Saya kebetulan lewat saat kejadian. Truk itu sudah terlihat berat sekali waktu menanjak. Mesin meraung cukup keras, lalu tiba-tiba bagian depannya terangkat. Kami semua yang ada di sekitar langsung kaget karena posisinya cukup berbahaya,” ujar Ibrahim kepada GBRNews.id, Sabtu (30/5/2026).

Ia menambahkan, beruntung kendaraan tidak sampai terguling ataupun mundur ke bawah tanjakan yang dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.

Cuplikan video mini truk bernomor polisi AD 8063 AE standing dan arus lalu lintas.

Meski posisi kendaraan sempat mengkhawatirkan, arus lalu lintas di lokasi kejadian masih dapat berlangsung. Kendaraan roda dua, mobil pribadi hingga angkutan umum terlihat bergantian melintas dengan memperlambat kecepatan saat melewati titik insiden.

Sementara itu, sejumlah warga dan pemuda setempat segera berkumpul untuk membantu mengamankan lokasi. Mereka berupaya mencari cara untuk mengurangi beban muatan agar posisi kendaraan dapat kembali normal dan proses evakuasi berjalan aman.

Hingga berita ini diterbitkan, tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Pengguna jalan yang melintasi jalur tanjakan Dalong diimbau untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima serta tidak membawa muatan melebihi kapasitas yang diizinkan guna menghindari kejadian serupa. **

Penulis : Rino

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan
Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan
PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace
PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0
Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol
PSSI Cup II Mabar: Monster Mbeliling Hajar Gladiator 4-0, Berto Cetak Hattrick
PSSI Cup II Manggarai Barat Butuh Rp375 Juta, Panitia Baru Kantongi 35 Persen
Berikut Jadwal Resmi Babak Penyisihan Grup PSSI Cup II Manggarai Barat 2026
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:00 WITA

Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:47 WITA

PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:01 WITA

PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol

Berita Terbaru