Labuan Bajo, GBRNews.id –Kasus kematian tragis Sustiana Melci Elda (23) yang menggegerkan Desa Nggilat, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, segera memasuki babak baru.
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Manggarai Barat akan menyampaikan perkembangan signifikan kasus ini dalam sebuah konferensi pers yang diprediksi bakal menarik perhatian luas, mengingat skala insiden yang terjadi pada Kamis, 3 Oktober 2024.
Tercatat dalam Laporan Polisi bernomor LP/B/150/X/2024/SPKT/Polres Mabar/Polda NTT tertanggal 7 Oktober 2024, kasus penganiayaan ini memantik sorotan publik setelah muncul berbagai spekulasi di kalangan masyarakat terkait motif dan pihak-pihak yang terlibat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Polres Manggarai Barat pun bergerak cepat dengan penyelidikan intensif, dan kini siap membeberkan hasil penyelidikan awal kepada media.
Dalam rangka menjaga transparansi dan memberikan informasi yang akurat, Seksi Humas Polres Manggarai Barat mengundang seluruh jurnalis dari media cetak, elektronik, dan online untuk hadir dalam konferensi pers eksklusif yang dijadwalkan pada:
Hari/Tanggal: Kamis, 24 Oktober 2024
Waktu: Pukul 11.00 WITA
Lokasi: Markas Komando (Mako) Polres Manggarai Barat
Kepala Seksi Humas Polres Manggarai Barat, Iptu Eka Dharma Yuda, menegaskan pentingnya kehadiran rekan-rekan media untuk mendapatkan informasi resmi serta memperjelas berbagai kabar yang berkembang di masyarakat.
“Konferensi pers ini akan menjadi momentum penting bagi kami untuk menyampaikan fakta-fakta yang telah ditemukan oleh tim penyidik. Kami berharap kehadiran rekan-rekan jurnalis untuk menyebarkan informasi yang tepat kepada masyarakat,” ungkap Iptu Eka pada Rabu (23/10).
Kasus ini menarik perhatian luas karena diduga melibatkan tindakan kekerasan yang cukup brutal, yang meninggalkan trauma mendalam di tengah keluarga korban.
Polres Manggarai Barat berkomitmen mengusut tuntas kasus ini, demi menjunjung tinggi keadilan dan rasa aman bagi masyarakat.
Pernyataan resmi yang akan disampaikan besok, publik berharap adanya kejelasan dan pengungkapan siapa pelaku di balik kejadian tragis tersebut.
Para jurnalis yang diundang diharapkan dapat membawa berita yang obyektif, mendalam, dan sesuai dengan fakta yang terungkap.
“Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya, kami menunggu kehadiran rekan-rekan jurnalis,” tutup Iptu Eka dalam undangannya. **
Penulis : Rino
Editor : Redaksi










