Warganet Kecam Pelaku Pembuang Bayi di Selokan; Da Silva: Zaman Sadis

- Redaksi

Minggu, 22 Desember 2024 - 13:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuan Bajo, GBRNews.id –Kampung Lus, Desa Daleng, Kecamatan Lembor, dihantui duka mendalam setelah warga menemukan jasad bayi laki-laki dalam kondisi membusuk di selokan area persawahan pada Jumat (20/12/2024) sore.

Penemuan ini bukan hanya menjadi kabar tragis, tetapi juga cerminan kelam tentang sisi lain kemanusiaan yang menyayat hati.

Kondisi yang Mengerikan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketika pertama kali ditemukan, jasad bayi tersebut berada dalam keadaan mengenaskan. Plasenta yang masih menempel pada tubuhnya menunjukkan bahwa ia baru saja dilahirkan.

Tanpa sehelai kain pun yang melindunginya, bayi malang itu ditemukan telanjang di tengah bau menyengat yang memenuhi udara.

“Bayi ditemukan sudah meninggal dunia, pertama kali oleh warga,” kata Kapolsek Lembor, Ipda Vinsensius Hardi Bagus.

Setelah diperiksa oleh tenaga medis di Puskesmas Lembor, jasad bayi ini dimakamkan di TPU Malwatar, dengan bantuan aparat dan warga setempat.

Kasus ini mengguncang hati masyarakat, yang bertanya-tanya bagaimana ada orang tua yang tega membuang darah dagingnya sendiri.

Kecaman dari Warganet

Kabar pilu ini dengan cepat menyebar melalui media sosial, memicu luapan emosi dari warganet. Klaudia, seorang pengguna media sosial, menyampaikan kemarahannya melalui komentar di portal berita Gbrnews.id pada Minggu (22/12/2024).

“Sungguh perbuatan yang sangat kejam, 😢sangat memilukan, binatang masih punya hati.,,begitu banyak pasangan yang sangat mendambakan kehadiran seorang bayi. 😭😭Manggarai sudah tidak baik”, tulisnya, menggambarkan betapa menyedihkan kasus ini.

Nada serupa juga datang dari grup Facebook Forum Rakyat Peduli Manggarai (FRPM). Rigoyanto Noriku dengan lantang mengutuk pelaku yang tega membuang bayi tak berdosa tersebut.

“Ya tuhan…terkutuk lah dia yang buang bayi tanpa dosa,” tulisnya penuh kemarahan.

Tak ketinggalan, Ralugan Da Silva turut menyuarakan kekecewaannya. “Zaman sadis,” katanya singkat namun penuh makna.

Kasus ini telah menimbulkan gelombang kecaman dari masyarakat, baik secara langsung maupun di dunia maya. Mereka berharap pihak berwenang dapat segera mengusut tuntas kasus ini dan memberikan hukuman setimpal kepada pelaku.

Aparat kepolisian kini tengah berupaya mengusut tuntas kasus ini.

“Kami mengharapkan bantuan masyarakat untuk memberikan informasi sekecil apa pun terkait peristiwa tersebut,” ujar Ipda Vinsensius.**

Penulis : Rino

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan
Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan
PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace
PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0
Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol
PSSI Cup II Mabar: Monster Mbeliling Hajar Gladiator 4-0, Berto Cetak Hattrick
PSSI Cup II Manggarai Barat Butuh Rp375 Juta, Panitia Baru Kantongi 35 Persen
Berikut Jadwal Resmi Babak Penyisihan Grup PSSI Cup II Manggarai Barat 2026
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:00 WITA

Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:47 WITA

PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:01 WITA

PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol

Berita Terbaru