Labuan Bajo, GBRNews.id –Pasangan calon Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) nomor urut 2, Emanuel Melkiades Laka Lena dan Johni Asadoma (Melki-Johni) menggelar kampanye terbatas yang berlangsung meriah di Lapangan Sepak Bola Werang, Desa Golo Mbu, Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat, pada Jumat, 4 Oktober 2024.
Calon Gubernur Melki Laka Lena tiba di lokasi sekitar pukul 15.20 WITA, disambut antusias ribuan warga yang datang dari berbagai pelosok. Ia didampingi oleh Frans Sarong, Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Golkar NTT, bersama rombongan lainnya.
Selain itu, turut hadir petinggi partai koalisi tingkat Kabupaten Manggarai Barat seperti Rofinus Rahmat (Golkar), Rafael Taher (Golkar), Yosep Suhardi (Gerindra), Marsel Jeramun (PAN), Tan Hasiman (PAN), Rikardus Jani (Demokrat), Paskalis Sudario (Demokrat), Masri Urus (PSI), Rudi Hartono (Ummat), Ladis (Perindo), Jefri (Perindo), Fabianus Sugianto Odos (Perindo), Fransiskus Sukmaniara (PKN), Loressius Barus (PKN) dan Agus Salim (Gelora).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kampanye kali ini merupakan rangkaian safari politik kedua pasangan Melki-Johni, setelah sebelumnya mereka sukses menggelar kampanye akbar di Labuan Bajo pada 18 September 2024.
Sebelum memulai kampanye, Melki Laka Lena dan timnya menerima sambutan hangat khas adat Manggarai dengan ritual kepok. Sebagai bentuk penghormatan, ia juga diberikan selendang dan songket (pase sapu sa’i tengge lipa songke) oleh para tokoh adat, memperkuat ikatan antara calon gubernur dan masyarakat setempat.
Suasana kampanye semakin memanas ketika Frans Sarong, Ketua Tim Pemenangan membuka orasi dengan kata-kata yang menggugah dan penuh semangat.
“Suara bapak mama itu barang mahal. Barang mahal jangan jual murah. Harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Maksud saya, suara yang mahal mesti memilih pasangan calon yang kemenangannya itu sudah di depan mata, itu Pak Melki (Melki-Johni)”, serunya, disambut tepuk tangan riuh dari para pendukung.
Di hadapan ribuan massa yang memadati lapangan, Frans Arong menyampaikan alasan mengapa ia berani memberikan pernyataan tegas tersebut. Dikatakannya, lima lembaga survei independen menunjukkan bahwa pasangan Melki-Johni terus unggul jauh dibandingkan dua pasangan lainnya.
“Kenapa saya katakan begitu, karena lima survei itu menunjukkan Pak Melki-Johni menang kalau Pilgub (pemilihan gubernur) itu dilakukan sekarang. Melki-Johni keluar sebagai pemenangnya,” tegasnya.
Ia pun menegaskan, pertemuan ini bukan sekadar ajang kampanye, melainkan bagian dari strategi untuk menjaga momentum kemenangan hingga hari pemilihan tiba.
“Pertemuan kita sore ini adalah untuk memastikan peluang kemenangan itu tetap kokoh, hingga pada 27 November 2024, pasangan Melki-Johni resmi meraih kemenangan”, tutup politisi Golkar itu.
Koalisi Besar untuk Perubahan NTT
Melki-Johni diusung oleh koalisi 11 partai politik, yaitu Golkar, Demokrat, Gerindra, PSI, Perindo, PPP, PAN, PKN, PRIMA, UMMAT, dan Gelora.**
Penulis : Rino
Editor : Redaksi










