LABUAN BAJO, GBRNews.id – Drama mewarnai perebutan tiket semifinal Open Turnamen PSSI Cup II Manggarai Barat 2026. Laga 8 besar antara Black Crown kontra Komodo United di Stadion Komodo, Labuan Bajo, Kamis (3/9/2026), berakhir tanpa gol, 0-0.
Bukan hanya duel keras di lapangan yang menjadi sorotan. Pertandingan juga diwarnai protes terhadap keputusan wasit garis hingga insiden cedera serius yang dialami kiper Komodo United, Arlan (1).
Pertandingan yang dimulai pukul 16.00 WITA dan dipimpin wasit Fredi itu berlangsung dalam tempo tinggi. Kedua tim sama-sama tampil menyerang sejak menit awal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Komodo United mencoba mengandalkan kecepatan serangan melalui Owen (19). Sementara Black Crown berusaha membangun serangan dari lini tengah.
Pertahanan Komodo United yang dikawal Hiron Liko (17) tampil disiplin dan beberapa kali berhasil menggagalkan upaya Black Crown menembus pertahanan.
Black Crown kemudian memperoleh sejumlah peluang melalui bola mati. Kapten Rian Reme (10) sempat melepaskan tendangan keras, tetapi belum mampu mengubahnya menjadi gol.
Di kubu Komodo United, serangan dari sektor kiri menjadi salah satu ancaman utama. Kiper Black Crown, Romy Aryadi yang akrab disapa Cicak, beberapa kali dipaksa melakukan penyelamatan penting.
Protes Keputusan Wasit
Ketegangan meningkat ketika keputusan wasit garis di sisi kiri lapangan beberapa kali mendapat protes dari kubu Black Crown.
Salah satu insiden terjadi ketika bola dinilai telah keluar garis permainan, namun pertandingan tidak dihentikan. Situasi tersebut memicu protes keras dari pelatih Black Crown.
Meski sempat diwarnai ketegangan, pertandingan tetap berlanjut.
Hingga jeda hidrasi, skor masih bertahan 0-0.
Black Crown mencoba mengubah ritme permainan melalui Indra Woda (99). Namun, lini belakang Komodo United masih sulit ditembus.
Drama kembali terjadi menjelang turun minum. Kiper Komodo United, Arlan, melakukan penyelamatan terhadap bola lambung dengan lompatan tinggi.
Namun, Arlan gagal mendarat dengan sempurna. Ia langsung mendapat perawatan medis di lapangan dan tidak mampu melanjutkan pertandingan.
Black Crown mencoba memanfaatkan tambahan waktu tiga menit untuk meningkatkan tekanan. Namun, kokohnya pertahanan Komodo United membuat peluang tersebut belum menghasilkan gol.
Komodo United juga mencoba melakukan serangan balik melalui Angga (9), tetapi belum mampu memaksimalkan peluang.
Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, skor tetap 0-0.
Memasuki babak kedua, pelatih Komodo United Novri melakukan pergantian kiper. Arlan yang mengalami cedera digantikan Rasdin (22).
Kondisi Arlan cukup serius. Ia kemudian harus dilarikan ke rumah sakit terdekat menggunakan ambulans Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat untuk mendapatkan penanganan medis.
Novri kembali melakukan perubahan dengan memasukkan Alfin (11) menggantikan Muhlis (21).
Tiket Semifinal Masih Menggantung
Babak kedua berlangsung lebih hati-hati. Kedua tim mencoba membaca permainan lawan sembari mencari celah untuk mencetak gol.
Komodo United beberapa kali mendapatkan tendangan penjuru. Namun, peluang tersebut belum mampu dimanfaatkan menjadi gol.
Kapten Black Crown, Rian Reme, terus berusaha mengatur serangan dari lini tengah. Sejumlah serangan Black Crown sempat melebar ke sisi kiri, tetapi belum menghasilkan peluang matang.
Di sisi lain, Hiron Liko yang tampil kokoh sepanjang pertandingan mulai mengalami kelelahan. Ia kemudian meminta diganti dan pelatih Novri memasukkan Agil (14).
Permainan kembali berlangsung sengit. Komodo United lebih mengandalkan serangan cepat dari sektor sayap, sementara Black Crown berusaha menguasai lini tengah.
Hal yang menjadi sorotan, keputusan wasit garis kerap dianggap merugikan kubu Black Crown. Tak hanya merugikan Black Crown, Komodo United turut merasakan hal serupa.
Namun hingga tambahan waktu tiga menit berakhir, tidak ada gol yang tercipta.
Full time, Black Crown 0-0 Komodo United.
Karena waktu sudah menunjukkan sekitar pukul 17.45 WITA, pertandingan tidak dapat langsung dilanjutkan ke babak tambahan waktu.
Kedua tim kemudian melakukan musyawarah terkait mekanisme lanjutan pertandingan. Komodo United mengusulkan pertandingan dilanjutkan pada hari berikutnya, sedangkan Black Crown menginginkan penentuan langsung melalui adu penalti.
Setelah dilakukan pembahasan bersama, kedua tim akhirnya sepakat melanjutkan pertandingan pada Jumat, 4 September 2026 pukul 15.30 WITA.
Dengan hasil ini, tiket semifinal PSSI Cup II Manggarai Barat 2026 masih menggantung. Black Crown dan Komodo United harus kembali berhadapan untuk menentukan siapa yang berhak melangkah ke empat besar. **
Penulis : Rino
Editor : Redaksi










