LABUAN BAJO, GBRNews.id – Persaingan menuju semifinal Open Turnamen PSSI Cup II Manggarai Barat 2026 semakin sengit. Dua tim kuat, Wae Sambi FC dan Kaper FC, akan saling berhadapan pada babak 8 besar dalam laga yang diprediksi berlangsung panas dan sarat gengsi.
Panitia telah merilis jadwal pertandingan babak perempat final yang akan digelar Kamis (3/9). Wae Sambi FC kontra Kaper FC menjadi partai pertama dengan kick-off pukul 14.00 WITA.
Sementara laga kedua mempertemukan Black Crown melawan Komodo United.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Duel Wae Sambi dan Kaper bukan sekadar perebutan tiket semifinal. Pertandingan ini juga layak disebut sebagai derbi kota, mengingat kedua tim sama-sama memiliki kekuatan pemain, pengalaman, serta dukungan suporter yang siap memadati tribun.
Wae Sambi memiliki perjalanan cukup terjal untuk mencapai babak 8 besar. Klub asal Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo itu sebelumnya berada di Pool E, bersama Sama Nggitan FC, PS Nisar, dan Kobar FC.
Tiket perempat final diraih setelah Wae Sambi menyingkirkan Kolang FC melalui drama adu penalti dengan skor 4-2. Kedua tim bermain imbang 1-1 hingga waktu tambahan sebelum Wae Sambi akhirnya memastikan kemenangan dari titik putih.
Laga tersebut berlangsung dengan tensi tinggi dan memperlihatkan mental bertanding Wae Sambi yang tetap terjaga dalam situasi penuh tekanan.
Kekuatan Wae Sambi juga bertambah dengan kehadiran sejumlah pemain berpengalaman. Salah satunya Dwikie Jehaman, pemain asal PS Malaka, yang menjadi bagian dari skuad bersama sejumlah pemain berpengalaman dan nama-nama yang telah malang melintang di sepak bola NTT.
Tim ini berada di bawah asuhan Sandro De Costa, Yano, dan Jimi Mami.
Bukan hanya materi pemain yang menjadi modal Wae Sambi. Mereka juga memiliki basis suporter yang selama turnamen berlangsung terus memberikan energi tambahan dari pinggir lapangan.
Di kubu lawan, Kaper datang dengan kepercayaan diri tinggi. Klub asal Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo ini dihuni sejumlah pemain dengan jam terbang tinggi di sepak bola Nusa Tenggara Timur dan daerah Jawa.
Beberapa nama yang menjadi bagian dari skuad Kaper FC di antaranya Riano Jasar (16) yang akrab disapa Balo, Roy Djawa (7), Reus Foju (10), Arka Odje (12), Ronal Kriwil (5), Eman Dopo (5), Liston Muga (92), Arsen (18), dan Ance (12).
Kaper juga memiliki sosok pelatih yang tidak asing bagi pecinta sepak bola. Tim ini ditangani Budi Sudarsono, mantan penyerang Timnas Indonesia, sebagai pelatih kepala dan didampingi Chiu Kleopas.
Sementara manajemen tim diisi Engel Tani, Ladis Jeharun, Dolan, dan Manto.
Perjalanan Kaper menuju babak 8 besar juga tidak mudah. Mereka sebelumnya berada di Pool H bersama Mata Wae dan Komodo United.
Pada babak 16 besar, Kaper berhasil menyingkirkan PS Batu Tiga melalui adu penalti dengan skor 4-2. Pertandingan tersebut berlangsung keras dan diwarnai sejumlah insiden sebelum dilanjutkan ke titik putih.
Bahkan, situasi sempat memanas hingga sebagian suporter masuk ke dalam lapangan. Namun, kondisi tersebut berhasil dikendalikan oleh pihak keamanan dan panitia pertandingan.
Duel Pemain dan Suporter
Pertemuan Wae Sambi dan Kaper diprediksi menjadi salah satu laga paling menarik di babak 8 besar. Kedua tim sama-sama memiliki materi pemain berpengalaman dan telah membuktikan mental bertanding mereka pada babak sebelumnya.
Tak kalah menarik adalah duel di tribun. Wae Sambi dan Kaper sama-sama memiliki basis suporter yang militan, sehingga atmosfer pertandingan diperkirakan akan semakin hidup sejak peluit pertama dibunyikan.
Kini, hanya satu tiket semifinal yang tersedia.
Wae Sambi ingin melanjutkan langkah, sementara Kaper FC datang dengan ambisi yang sama. Siapa yang bertahan dan siapa yang harus mengakhiri perjalanan di babak 8 besar? Jawabannya akan ditentukan di lapangan. **
Penulis : Rino
Editor : Redaksi










