Suporter Soroti Settingan Ketidakhadiran Krisna FC di Laga 16 Besar PSSI Cup II Mabar

- Redaksi

Selasa, 1 September 2026 - 23:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, GBRNews.id Laga babak 16 besar Open Turnamen PSSI Cup II Manggarai Barat 2026 antara Komodo United kontra Krisna FC di Stadion Komodo, Labuan Bajo, Selasa (1/9/2026), diwarnai kejadian tak biasa.

Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pukul 16.00 WITA itu sempat mengalami keterlambatan. Kick-off baru dilaksanakan sekitar pukul 17.30 WITA, atau molor sekitar satu setengah jam dari jadwal yang telah ditentukan panitia.

Namun, kejutan terjadi ketika pemain Komodo United keluar dari ruang ganti menuju lapangan bersama perangkat pertandingan. Krisna FC justru tidak terlihat hadir untuk menjalani laga yang menjadi penentu tiket menuju babak delapan besar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski tanpa kehadiran Krisna FC, rangkaian seremoni pertandingan tetap berlangsung. Setelah prosesi tersebut, panitia mengumumkan hasil pertandingan dan Komodo United dinyatakan menang walkover (WO). Laga pun berakhir tanpa adanya pertandingan di lapangan.

Keputusan tersebut langsung memantik reaksi keras dari suporter di tribun. Sejumlah penonton mempertanyakan ketidakhadiran Krisna FC sekaligus proses hingga Komodo United dinyatakan menang WO.

Sorotan semakin tajam karena laga tersebut merupakan pertandingan babak 16 besar, fase penting dalam perebutan trofi PSSI Cup II Manggarai Barat. Para suporter menilai situasi seperti ini sangat mengecewakan karena mereka datang ke stadion untuk menyaksikan pertandingan, bukan kemenangan tanpa pertandingan.

“Pertandingan sekelas ini, babak 16 besar, kok bisa tim tidak hadir? Bahkan sekelas tarkam saja jarang terjadi seperti ini. Ini baru terjadi di PSSI Cup II Manggarai Barat,” teriak sejumlah suporter dari tribun.

“Ini turnamen membawa nama PSSI, harusnya lebih profesional. Jangan sampai sepak bola Mabar dibuat seperti permainan yang sudah diatur dari belakang,” teriak mereka.

“Masih bagus tarkam daripada pertandingan sebesar ini. Kami datang ke stadion berharap menyaksikan laga seru, tetapi yang terjadi malah satu tim tidak hadir dan lawannya menang WO. Panitia harus menjelaskan kepada publik, jangan diam saja.” sambung penonton lainnya.

Bahkan, sejumlah suporter menyoroti adanya dugaan “settingan” di balik ketidakhadiran Krisna FC. Mereka mempertanyakan apakah absennya salah satu tim tersebut sudah diketahui atau dibahas sebelumnya oleh pihak-pihak terkait.

Tudingan tersebut kemudian berkembang menjadi protes terhadap panitia pelaksana dan pengurus PSSI Kabupaten Manggarai Barat. Suporter meminta adanya penjelasan terbuka mengenai alasan Krisna FC tidak hadir serta dasar keputusan yang membuat Komodo United dinyatakan sebagai pemenang.

Meski demikian, dugaan adanya settingan belum dapat dipastikan kebenarannya. Sampai saat ini belum ada bukti maupun keterangan resmi yang membuktikan adanya pengaturan pertandingan.

Bagi suporter, kejadian ini bukan sekadar soal siapa yang lolos ke babak delapan besar.

Komodo United bersama perangkat pertandingan saat seremoni berlangsung. Foto: Rino/GBRNews.id

Mereka menilai transparansi dan sportivitas harus menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan turnamen yang membawa nama PSSI Cup II Manggarai Barat.

Polemik ketidakhadiran Krisna FC dikhawatirkan terus membayangi perjalanan turnamen dan memunculkan pertanyaan publik terhadap kredibilitas kompetisi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari panitia pelaksana maupun Krisna FC terkait alasan ketidakhadiran tersebut. **

Penulis : Rino

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Protes Wasit hingga Kiper Dilarikan ke Rumah Sakit, Duel Black Crown dan Komodo United Berakhir 0-0
Wae Sambi Menang 1-0 atas Kaper, Laga 8 Besar Diwarnai Baku Pukul Suporter
Sama-Sama Punya Suporter, Wae Sambi vs Kaper Berebut Tiket Semifinal PSSI Cup II Mabar
Pesta 9 Gol Vamos Bajo dan Kemenangan Terang FC Warnai 8 Besar PSSI Cup II Mabar
Delapan Tim Pastikan Tiket ke 8 Besar PSSI Cup II Mabar, Krisna FC Masih Jadi Misteri
Kredit Lunas, Sertifikat Tanah dan BPKB Warga Nggorang Tak Kunjung Dikembalikan BRI
Kiper Romi Jadi Pahlawan, Black Crown Tekuk Kobar FC Lewat Adu Penalti 3-1
Black Crown Tantang Kobar FC, Laga 16 Besar PSSI Cup II Mabar Diwarnai Isu Walkover
Berita ini 780 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 21:52 WITA

Protes Wasit hingga Kiper Dilarikan ke Rumah Sakit, Duel Black Crown dan Komodo United Berakhir 0-0

Kamis, 3 September 2026 - 20:30 WITA

Wae Sambi Menang 1-0 atas Kaper, Laga 8 Besar Diwarnai Baku Pukul Suporter

Rabu, 2 September 2026 - 22:58 WITA

Sama-Sama Punya Suporter, Wae Sambi vs Kaper Berebut Tiket Semifinal PSSI Cup II Mabar

Rabu, 2 September 2026 - 20:53 WITA

Pesta 9 Gol Vamos Bajo dan Kemenangan Terang FC Warnai 8 Besar PSSI Cup II Mabar

Rabu, 2 September 2026 - 10:22 WITA

Delapan Tim Pastikan Tiket ke 8 Besar PSSI Cup II Mabar, Krisna FC Masih Jadi Misteri

Berita Terbaru