LABUAN BAJO, GBRNews.id – Black Crown berhadapan dengan Kobar FC dalam lanjutan babak 16 besar Open Turnamen PSSI Cup II Manggarai Barat 2026 di Stadion Komodo, Labuan Bajo, Selasa (1/9/2026).
Pertandingan yang dijadwalkan kick-off pukul 14.00 WITA mengalami keterlambatan. Hingga pukul 14.40 WITA, kedua tim masih bersiap sebelum laga dimulai.
Di lapangan, skuad Kobar FC terlihat melakukan pemanasan dengan mengenakan kostum putih. Sementara Black Crown tampil dengan kostum hitam berlist kuning.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pertandingan dipimpin wasit utama Hans.
Atmosfer tribun stadion juga terlihat berbeda dibandingkan laga-laga sebelumnya. Jumlah penonton kali ini tampak lebih sedikit, setelah pada pertandingan sebelumnya tribun Stadion Komodo sempat dipadati pencinta sepak bola Manggarai Barat.
Sementara itu, laga kedua yang dijadwalkan mempertemukan Komodo United kontra Krisna FC pada pukul 16.00 WITA mulai menjadi perhatian. Beredar isu bahwa Krisna FC memilih tidak tampil menghadapi Komodo United.
Jika benar terjadi, keputusan tersebut tentu menjadi kabar mengejutkan sekaligus berpotensi mengecewakan pencinta sepak bola Manggarai Barat yang menantikan pertandingan tersebut.
Dari pantauan di Stadion Komodo, pemain Komodo United bahkan telah tiba sekitar pukul 14.20 WITA. Para pemain terlihat mengenakan pakaian biasa dan bersantai di tribun stadion sambil menunggu kepastian laga.
Sebelumnya, dua pertandingan babak 16 besar telah menghadirkan drama adu penalti. Wae Sambi FC memastikan tiket ke babak 8 besar setelah menundukkan Kolang FC lewat adu penalti dengan skor 4-2.
Hasil serupa diraih Kaper FC yang secara dramatis menyingkirkan PS Batu Tiga juga melalui drama adu penalti dengan skor 4-2.
Persaingan menuju babak 8 besar PSSI Cup II Manggarai Barat 2026 pun semakin panas. Setiap laga kini menjadi penentu, sementara drama di luar lapangan turut mewarnai perjalanan turnamen bergengsi tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, kabar tersebut masih dalam tahap konfirmasi dan belum ada pernyataan resmi dari pihak panitia. **
Penulis : Rino
Editor : Redaksi










