LABUAN BAJO, GBRNews.id – Gelaran nonton bareng (nobar) Piala Dunia FIFA 2026 yang diprakarsai Pemerintah Desa Batu Cermin terus mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Sejak resmi dimulai pada 11 Juni 2026, kegiatan tersebut menjadi magnet baru bagi warga untuk menikmati euforia pesta sepak bola terbesar di dunia sekaligus mempererat kebersamaan.
Pantauan GBRNews.id, Kamis (18/6/2026) dini hari sekitar pukul 00.30 Wita, warga mulai berdatangan dan memadati area nobar yang berlokasi di halaman belakang Kantor Desa Batu Cermin. Mereka antusias menyaksikan laga seru antara Portugal melawan RD Kongo yang ditayangkan melalui layar lebar yang telah disiapkan panitia.
Pemerintah Desa Batu Cermin menyiapkan berbagai fasilitas guna memberikan kenyamanan bagi penonton, mulai dari layar berukuran besar, dua unit tenda hingga ratusan kursi yang tertata rapi di lokasi kegiatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Suasana semakin meriah karena sebagian besar penonton memberikan dukungan kepada Timnas Portugal. Sorak-sorai dan tepuk tangan terdengar sepanjang pertandingan, terutama saat para pendukung memberikan dukungan kepada sang kapten sekaligus megabintang sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo.
Salah seorang warga Wae Kesambi, Martin, mengapresiasi inisiatif Pemerintah Desa Batu Cermin yang menghadirkan hiburan sekaligus ruang kebersamaan bagi masyarakat melalui kegiatan nobar tersebut.
“Ini kegiatan yang sangat positif. Selain bisa menonton pertandingan bersama, warga juga bisa berkumpul dan mempererat hubungan sosial,” ujarnya kepada GBRNews.id di sela-sela kegiatan nobar.
Tidak hanya menjadi ajang hiburan, kegiatan nobar juga membawa dampak positif bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Salah satu pelaku UMKM yang berjualan sejak awal kegiatan berlangsung, Mega Jandi, mengaku bersyukur karena diberikan kesempatan berjualan secara gratis di lokasi nobar.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Kades Yono Jehanu. Beliau sudah memberikan tempat kepada kami tanpa dipungut biaya,” kata Mega.
Mega yang juga merupakan mitra statistik dan saat ini terlibat dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 itu menjajakan berbagai kebutuhan penonton, mulai dari kopi, teh, mi rebus, aneka makanan ringan hingga rokok.
Meski hingga saat ini lapaknya menjadi satu-satunya UMKM yang berjualan di area nobar, Mega mengaku cukup terbantu dengan tingginya jumlah pengunjung yang datang setiap malam untuk menyaksikan pertandingan Piala Dunia.
Diberitakan sebelumnya, Kepala Desa Batu Cermin, Marianus Yono Jehanu, mengajak warga untuk meramaikan ajang empat tahunan tersebut dengan menjunjung tinggi semangat kebersamaan, persaudaraan, dan sportivitas.
Menurut Yono Jehanu, nobar Piala Dunia tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat pencinta sepak bola, tetapi juga diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian warga melalui keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Untuk mendukung hal itu, Pemerintah Desa Batu Cermin menyediakan area khusus bagi para pelaku UMKM untuk membuka stand dan menjajakan berbagai produk selama kegiatan nobar berlangsung.
“Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang berkumpul bagi masyarakat pencinta sepak bola, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM lokal,” kata Yono Jehanu, Selasa (9/6/2026).
Ia menambahkan, momentum Piala Dunia FIFA 2026 diharapkan dapat menjadi sarana mempererat persatuan dan memperkuat solidaritas antarwarga di Desa Batu Cermin.
Seluruh pertandingan yang disaksikan bersama masyarakat akan ditayangkan melalui TVRI sebagai pemegang hak siar resmi Piala Dunia FIFA 2026 di Indonesia.
Kepala Desa Baru Cermin berharap kegiatan nobar ini mampu menghadirkan suasana meriah selama perhelatan Piala Dunia berlangsung, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku usaha lokal.
Mengusung tema “Nonton Seru, UMKM Maju, Desa Semakin Bersatu”, kegiatan ini diproyeksikan menjadi salah satu agenda kebersamaan terbesar masyarakat Batu Cermin sepanjang gelaran Piala Dunia FIFA 2026. **
Penulis : Rino
Editor : Redaksi










