LABUAN BAJO, GBRNews.id – Kawasan wisata ikonik Bukit Silvia di Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, dilanda kebakaran hebat pada Kamis (11/6/2026) siang. Kobaran api yang cepat menyebar di tengah cuaca panas ekstrem dan kondisi lahan yang kering menghanguskan sekitar 19 hektar lahan terbuka di salah satu destinasi favorit wisatawan tersebut.
Kepulan asap tebal yang membumbung tinggi pertama kali dilaporkan oleh seorang karyawan Mohini Resort melalui call center Pemadam Kebakaran Satpol PP Manggarai Barat pada pukul 12.14 WITA. Laporan itu langsung ditindaklanjuti oleh tim pemadam yang bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kabupaten Manggarai Barat, Yeremias Ontong, mengatakan tim pemadam tiba di lokasi hanya 14 menit setelah laporan diterima.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebanyak 23 personel diterjunkan di bawah komando Kepala Bidang Penanggulangan Kebakaran dengan dukungan satu unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil suplai air.
“Langkah pertama yang dilakukan adalah melokalisasi titik api agar tidak merembet ke fasilitas wisata dan sejumlah resort yang berada di sekitar kawasan Bukit Silvia,” ujar Kasat Yeremias kepada GBRNews.id, Kamis (11/6/2026) sore.
Besarnya area yang terbakar serta hembusan angin yang cukup kencang membuat proses pemadaman membutuhkan dukungan lintas sektor. Sejumlah unsur turut bergabung dalam upaya penanganan, di antaranya TNI Angkatan Laut, Satuan Brimob, BNPB, PDAM, Hotel Ayana, hingga Plataran yang membantu penyediaan logistik air minum bagi petugas di lapangan.
Sinergi berbagai pihak tersebut akhirnya membuahkan hasil. Setelah berjibaku selama beberapa jam, seluruh titik api berhasil dipadamkan dan dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi potensi kebakaran susulan.

Meski menghanguskan sekitar 19 hektar lahan dan sempat menyelimuti kawasan wisata dengan asap pekat, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa. Fasilitas umum, aset milik masyarakat, maupun resort di sekitar lokasi juga dipastikan aman dari kerusakan.
Setelah dilakukan pemeriksaan akhir dan situasi dinyatakan benar-benar steril dari titik api aktif, seluruh personel ditarik kembali ke markas pada pukul 15.03 WITA. Hingga sore hari, kondisi di kawasan Bukit Silvia dilaporkan telah kembali aman dan kondusif. **
Penulis : Rino
Editor : Redaksi










