Labuan Bajo, GBRNews.id –Deklarasi pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena dan Johni Asadoma, yang digelar Rabu (18/9) di Golo Koe, Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, bukan hanya sekadar acara formal politik.
Di balik semaraknya acara ini, tergambar sebuah dinamika politik yang tak terduga dan mencerminkan perubahan besar dalam lanskap politik lokal.
Dalam suasana meriah, kehadiran massa yang begitu antusias justru berbanding terbalik dengan polarisasi dukungan yang terjadi pada Pilkada Manggarai Barat hari ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Uniknya, para pendukung keras dua pasangan calon bupati di Pilkada Manggarai Barat, Mario-Richard dan Edi-Weng, turut hadir dan memberikan dukungan penuh kepada pasangan Melki-Johni.
Ini menunjukkan semangat kolaborasi mulai dari pramu tamu hingga pengisi acara yang tak terduga di panggung politik, di mana loyalitas pilkada lokal seolah larut dalam persatuan mendukung calon gubernur yang baru.
Deklarasi ini menjadi simbol penting dari semangat persatuan di tengah rivalitas politik yang kian memanas di daerah Manggarai Barat.
Pilkada Manggarai Barat kini diwarnai oleh persaingan ketat antara paslon Mario-Richard dan Edi-Weng, yang masing-masing memiliki basis pendukung kuat.
Namun, dalam deklarasi Melki-Johni, kehadiran kedua kubu tersebut bersama-sama, bahkan dalam suasana akrab, menunjukkan bagaimana politik di NTT mampu bergerak dinamis dan mengejutkan.
Fredi, salah satu warga dari Kecamatan Lembor yang dikenal sebagai pendukung setia Edi-Weng, mengaku terkesan dengan figur Melki-Johni.
“Di Pilkada, saya pendukung garis keras Edi-Weng. Tapi untuk Pilgub kali ini, saya pilih Melki-Johni,” ucapnya saat berbagi cerita ditenda deklarasi tanpa ragu.
Baginya, sosok Melki-Johni memiliki daya tarik yang kuat, bukan karena partai, tetapi karena figur kepemimpinan mereka.
“Saya suka dengan karakter mereka (paslon Melki-Johni), ini soal figur, bukan partai,” tambah Fredi.
Di sisi lain, Martin, warga Kecamatan Komodo yang merupakan pendukung fanatik Mario-Richard, mengungkapkan hal serupa. Ia mengaku bangga bisa menjadi bagian dari perjuangan Melki-Johni.
“Dimana Anak Momang (julukan untuk Mario-Richard) berjuang, kami ikut gas. Sekarang kami bangga ada di barisan Melki-Johni,” ujarnya dengan antusias.
Sementara Ketua Tim Pemenangan Melki-Johni Kabupaten Manggarai Barat, Blasius Jeramun menegaskan bahwa kolaborasi antara para pendukung Mario-Richard dan Edi-Weng adalah bukti nyata bahwa politik bisa menjadi wadah persatuan.
“Politik itu dinamis. Tapi di sini kita lihat pendukung kedua paslon di Pilkada Mabar kini bersatu di belakang Melki-Johni. Ini calon kita bersama,” ujar Blasius kepada Gbrnews.id, usai deklarasi.
Keberhasilan Melki-Johni dalam merangkul dua kubu besar ini tentu menjadi modal kuat dalam persaingan Pilgub NTT.
Blasius pun optimis bahwa pasangan Melki-Johni akan akan meraih kemenangan signifikan di Manggarai Barat, dengan target minimal 40%.
“Kami sudah target kemenangan Melki-Joni di kabupaten ini 40 persen. Kenapa begitu, karena ada kandidat-kandidat lain yang juga selama ini bekerja. 40 persen ini target minimal, tidak boleh dibawah itu lagi.” ungkap Blasius.
Selain itu, Blasius juga menyoroti keselarasan partai-partai pendukung di Pilkada Manggarai Barat dengan Pilgub NTT.
Ia menjelaskan bahwa mayoritas partai pendukung Mario-Richard kini bergabung dengan Melki-Johni, kecuali Gerindra dan PPP yang memiliki arah dukungan berbeda.
Deklarasi paslon Melki-Johni ini dihadiri 11 partai pengusung diantaranya Partai Golkar, Demokrat, PAN, Perindo, PSI, Gelora, PKN, Garuda, Gerindra, PPP dan Prima.
Puncak acara pun ditutup dengan penampilan spesial dari Ivan Nestorman, sang musisi NTT yang membawakan lagu hits “Mata Leso Ge”, menyuntikkan semangat para hadirin.
Setelah acara deklarasi, Melki-Johni menyempatkan diri berkunjung ke kediaman Calon Bupati Manggarai Barat, Mario Pranda. Dalam suasana akrab, kedua pasangan calon ini berbagi cerita dan strategi dalam memenangkan Pilkada Manggarai Barat mendatang. **
Penulis : Rino
Editor : Redaksi










