Konflik Pater Marsel Agot dan Alo Oba Melebar, 4 Imam Katolik Diseret

- Redaksi

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuan Bajo, GBRNews.id –Sejumlah imam Katolik terseret dalam kasus sengketa tanah di kawasan Batu Gosok, Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Perkara yang semula dipandang sebagai konflik personal antara Pater Marsel Agot dan tokoh masyarakat Labuan Bajo, Alosius Oba, kini melebar dan menyentuh ranah internal lembaga Gereja Katolik.

Nama-nama yang disebut menerima tanah dari penata tanah setempat bukan figur biasa dalam lingkungan Gereja. Di antaranya almarhum Pater Fransiskus Pora Udjan, SVD—imam senior asal Lembata yang wafat pada Senin, 20 Oktober 2025 di Rumah Sakit St. Rafael Cancar. Sosok yang dikenal luas dalam pelayanan pastoral itu kini ikut disebut dalam dokumen hibah yang beredar.

Selain itu, terdapat Pater Lamber Kopong, SVD, yang kini telah berpindah dari Ordo SVD ke Projo dan bertugas di Papua. Kemudian RP Oswaldus Bule, SVD, yang saat ini pensiun dan kembali mengabdi di Rumah Induk SVD Ruteng, Kabupaten Manggarai. Serta Pater Marsel Agot, yang kini mengabdi di Labuan Bajo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masuknya empat nama imam Katolik ini membuat sengketa Batu Gosok tak lagi sekadar silang klaim lahan, tetapi berkembang menjadi isu yang menyentuh tubuh Serikat Sabda Allah (SVD) dan memantik perhatian serius di tingkat pimpinan.

Dua Imam Dikonfirmasi, Sama-Sama Irit Bicara

Dari empat nama tersebut, GBRNews.id berhasil mengonfirmasi dua imam, yakni Pater Marsel Agot, SVD dan RP Oswaldus Bule, SVD. Namun keduanya memilih irit bicara dan enggan memberikan penjelasan mendalam.

Upaya konfirmasi terhadap Pater Marsel Agot telah dilakukan sejak perseteruannya dengan Alosius Oba mencuat pada 27 Januari 2026. Melalui pesan WhatsApp maupun dengan mendatangi tempat tinggalnya di Hotel Perundi tak membuahkan hasil.

Media ini kemudian berhasil menemui Pater Marsel Agot di Kantor Bupati Manggarai Barat usai menghadiri Forum Konsultasi Publik RANWAL RKPD 2027 di Aula Sekda, Kamis (12/2/2026) siang. Namun, ia tetap memilih singkat.

“Kasusnya sudah di Polres. Saya tidak mau layani Alo Oba,” ujarnya sebelum berlalu meninggalkan awak media.

Sementara itu, RP Oswaldus Bule ditemui pada Senin pagi (16/2/2026) di Rumah Induk SVD Ruteng. Selama kurang lebih 30 menit pertemuan, jawabannya terkesan normatif.

“Tanya ke Pater Marsel. Kamu sudah ke Pater Marsel ko belum,” ujarnya saat ditanya soal namanya yang disebut dalam dokumen hibah tanah.

Ia juga menegaskan posisinya hanya sebagai anggota serikat dan menyarankan agar media meminta klarifikasi kepada Pastor Provinsial SVD Ruteng, Paulus Tolo Djogo.

“Saya posisinya sebagai anggota serikat, termasuk Pater Marsel Agot. Alangkah baiknya tanyakan langsung kepada pimpinan besar saya,” ungkapnya.

Rapat Tertutup di Labuan Bajo

Sejak Minggu malam (15/2) hingga Senin pagi (16/2), Pastor Provinsial belum berhasil ditemui di Ruteng. Informasi yang dihimpun menyebutkan ia berada di Labuan Bajo dan menggelar rapat tertutup bersama sejumlah imam, termasuk Pater Marsel Agot.

Langkah tersebut menegaskan bahwa sengketa tanah di Batu Gosok bukan lagi persoalan pribadi, melainkan isu sensitif yang menyentuh integritas lembaga keagamaan dan menjadi perhatian serius internal SVD.

Hingga berita ini diterbitkan, Pastor Provinsial belum menyampaikan pernyataan resmi terkait sikap SVD atas sengketa ini maupun isi dan hasil rapat tertutup di Labuan Bajo.

Catatan Redaksi: Membuka ruang hak jawab seluas-luasnya bagi seluruh pihak yang disebutkan dan akan terus menelusuri perkembangan kasus ini secara berimbang dan bertanggung jawab.**

Penulis : Rino

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan
Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan
PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace
PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0
Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol
PSSI Cup II Mabar: Monster Mbeliling Hajar Gladiator 4-0, Berto Cetak Hattrick
PSSI Cup II Manggarai Barat Butuh Rp375 Juta, Panitia Baru Kantongi 35 Persen
Berikut Jadwal Resmi Babak Penyisihan Grup PSSI Cup II Manggarai Barat 2026
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:00 WITA

Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:47 WITA

PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:01 WITA

PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol

Berita Terbaru