Ketua PSTI Mabar Tak Tampak Batang Hidungnya di Turnamen Sepak Takraw Labuan Bajo 2025

- Redaksi

Jumat, 31 Oktober 2025 - 18:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, GBRNews.id –Turnamen sepak takraw terbesar di Manggarai Barat tahun ini berlangsung panas, tapi di tengah riuh sorak penonton dan sengitnya persaingan menuju final, sosok Ketua Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Manggarai Barat, H. Efendi, justru menghilang dari radar.

Sejak laga pembukaan hingga menjelang partai puncak Open Turnamen Sepak Takraw Labuan Bajo 2025 di Lapangan Wae Kesambi, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, sang ketua nyaris tak terlihat batang hidungnya.

Absennya H. Efendi pun menjadi perbincangan hangat di pinggir lapangan. Sejumlah tamu undangan, bahkan para atlet muda hingga senior, mempertanyakan keberadaan sosok yang seharusnya menjadi motor penggerak kebangkitan cabor takraw di daerah pariwisata dunia itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita tidak pernah lihat Pak Ketua Efendi dari awal sampai hampir final. Bagaimana mau maju olahraga takraw kalau kondisi begini,” ujar Ale, atlet senior peraih medali emas, dengan nada kecewa.

Menurut Ale, di bawah kepemimpinan H. Efendi, cabor takraw di Manggarai Barat seolah berjalan tanpa arah. Ia menilai sudah saatnya PSTI dievaluasi agar takraw kembali bangkit seperti dulu.

“Kalau memang tidak sanggup urus, lebih baik mundur. Masih banyak figur yang bisa dan mau kerja,” tegasnya.

Banyak pihak menilai, minimnya perhatian dari pengurus PSTI menjadi salah satu alasan kenapa takraw Manggarai Barat sempat vakum cukup lama. Namun, di tengah kritik itu, semangat para pemain lokal justru meledak di arena turnamen terbuka yang digelar jelang Kejurda dan Porprov NTT 2025.

Sementara di lapangan, duel menuju partai puncak berlangsung menegangkan. Jumat (31/10/2025) sore, dua tim unggulan Skaters dan KBLM memastikan diri melaju ke final setelah menyingkirkan lawan-lawannya lewat laga sarat emosi dan teknik tinggi.

Turnamen akan berlanjut Sabtu (1/11/2025). Laga perebutan juara tiga mempertemukan Ine Ame vs Zahra Jaya pukul 15.30 Wita, disusul partai puncak Skaters vs KBLM yang diprediksi akan menyulut atmosfer panas di Lapangan Wae Kesambi.

Dua tim terbaik itu siap mengerahkan segalanya untuk merebut gelar “Raja Takraw Labuan Bajo 2025.”

Lebih dari sekadar mencari juara, turnamen ini menjadi ajang kebangkitan olahraga takraw Manggarai Barat — sekaligus ujian nyata bagi pengurus PSTI untuk membuktikan keseriusan mereka dalam membangkitkan kembali olahraga tradisi yang sarat gengsi ini. **

Penulis : Rino

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan
Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan
PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace
PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0
Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol
PSSI Cup II Mabar: Monster Mbeliling Hajar Gladiator 4-0, Berto Cetak Hattrick
PSSI Cup II Manggarai Barat Butuh Rp375 Juta, Panitia Baru Kantongi 35 Persen
Berikut Jadwal Resmi Babak Penyisihan Grup PSSI Cup II Manggarai Barat 2026
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:00 WITA

Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:47 WITA

PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:01 WITA

PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol

Berita Terbaru