Gagal Mudik ke Labuan Bajo, Pasutri Ini Pasrah Rayakan Lebaran di Pelabuhan Loktuan Bontang

- Redaksi

Kamis, 27 Maret 2025 - 00:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GBRNews.id –Setelah 12 tahun merantau di Kalimantan Utara, Jamaluddin (60) dan istrinya, Maidah (49), akhirnya ingin pulang kampung untuk merayakan Lebaran bersama keluarga di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Namun, impian itu sirna di Pelabuhan Loktuan, Bontang, Kalimantan Timur.

Mereka sudah membayangkan momen haru saat tiba di rumah, bertemu orang tua, sanak saudara dan merasakan kembali kehangatan kampung halaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, semua harapan itu hancur saat mereka menyadari satu kesalahan fatal—jadwal kapal yang mereka tunggu ternyata sudah lewat.

Pasangan ini tiba di pelabuhan Loktuan, pada Senin (24/3/2025), yakin akan menaiki KM Binaiya menuju Labuan Bajo.

Sayangnya, yang mereka temui bukan kapal yang siap berlayar, melainkan kabar pahit: kapal itu sudah pergi sejak 19 Maret. Lebih menyakitkan lagi, jadwal berikutnya baru ada pada 8 April—terlambat untuk merayakan Lebaran di rumah.

“Kurang informasi. Saya tahu ada kapal saja pulang ke Labuan Bajo, ternyata salah tanggal. Kapalnya sudah berangkat tanggal 19 (Maret-red),” ujar Jamaluddin pasrah, Rabu (26/3/2025), seperti dikutip dari TribunKaltim.co.

Perjalanan Panjang, Biaya Besar dan Harapan Kandas

Demi bisa mudik, Jamaluddin dan Maidah rela menempuh perjalanan jauh dari Desa Salang, Kecamatan Suling, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Mereka berangkat sejak 23 Maret menggunakan travel darat, selama satu hari satu malam dan menghabiskan biaya Rp 4 juta, jumlah yang tak kecil bagi pasturi itu.

Selama perjalanan, mereka tak sabar membayangkan momen haru bertemu keluarga setelah bertahun-tahun.

Namun, sesampainya di Pelabuhan Loktuan, kenyataan pahit harus diterima—jadwal kapal tidak sesuai dengan perkiraan mereka.

“Saya korban ke sini. Harapannya Binaiya itu,” kata Jamaluddin.

Kini, mereka dihadapkan pada pilihan yang sama sulitnya. Kembali ke Nunukan bukan pilihan, sementara tiket pesawat ke Labuan Bajo terlalu mahal.

Satu-satunya pilihan adalah menunggu kapal berikutnya, meski itu berarti kehilangan momen Lebaran bersama keluarga yang sudah mereka nantikan bertahun-tahun.

Jamaluddin dan Maidah pasangan suami asal Labuan Bajo NTT yang ditemui, Selasa (25/3) di Pelabuhan Loktuan, Kota Bontang, Kalimantan Timur.[TribunKaltim.co/Muhammad  Ridwan]
“Lebaran di sini,” ucapnya lirih, menatap lautan yang seharusnya membawanya pulang.

Kisah Jamaluddin dan Maidah hanyalah satu dari banyak cerita perjuangan para perantau yang berusaha kembali ke kampung halaman.

Di balik rencana mudik yang penuh harapan, ada risiko kesalahan, kurangnya informasi dan keterbatasan pilihan yang bisa mengubah segalanya dalam sekejap. (*)

Penulis : Sarifudin

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan
Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan
PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace
PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0
Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol
PSSI Cup II Mabar: Monster Mbeliling Hajar Gladiator 4-0, Berto Cetak Hattrick
PSSI Cup II Manggarai Barat Butuh Rp375 Juta, Panitia Baru Kantongi 35 Persen
Berikut Jadwal Resmi Babak Penyisihan Grup PSSI Cup II Manggarai Barat 2026
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:00 WITA

Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:47 WITA

PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:01 WITA

PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol

Berita Terbaru