Akses Jalan Lancang-Menjerite Ditutup Total 3 Bulan, Ini Jalur Alternatif dan Detail Proyeknya

- Redaksi

Selasa, 11 Februari 2025 - 23:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuan Bajo, GBRNews.id –Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat resmi mengumumkan penutupan total akses jalan Lancang-Menjerite mulai 17 Februari hingga 17 Mei 2025.

Penutupan ini dilakukan untuk pekerjaan perbaikan alinyemen di daerah Lancang, yang berdampak pada arus kendaraan dari dan menuju Pelabuhan Multipurpose Peti Kemas Wae Kelambu.

Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, dalam surat resmi bernomor Dishub.500.11/55/II/2025, menegaskan bahwa selama masa perbaikan ini, lalu lintas akan dialihkan melalui Jalan Ketentang dan Jalan Theodor di Desa Batu Cermin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Guna menjaga kelancaran dan keselamatan, Bupati Edi mengimbau para pemilik kendaraan, khususnya kendaraan barang, untuk:

1. Membatasi tonase dan dimensi kendaraan sesuai ketentuan yang berlaku.

2. Tidak memarkir kendaraan atau melakukan aktivitas bongkar muat di ruas jalan yang dialihkan.

Pengumuman tertulis Bupati Edi, terkait penutupan akses jalan Lancang-Menjerite.

Dihimpun, sebelum keputusan ini diumumkan, Kepala Dinas Perhubungan Manggarai Barat, Adrianus Gunawan, telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat dalam sebuah pertemuan di kantor Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo.

Sosialisasi ini bertujuan agar warga dan pengguna jalan memahami dampak penutupan serta aturan baru yang harus dipatuhi selama proses perbaikan berlangsung.

Dinas Perhubungan Kabupaten Manggarai Barat juga telah menyiapkan peta pengalihan arus lalu lintas, sebagai panduan bagi pengguna jalan.

Berdasarkan papan proyek, perbaikan alinyemen jalan akses Pelabuhan Multipurpose Peti Kemas Wae Kelambu ini merupakan proyek yang dikerjakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nusa Tenggara Timur.

Proyek ini dilaksanakan oleh PT. Brantas Abipraya – PT. WIN Alam Abdi KSO sebagai penyedia jasa, dengan pengawasan dari PT. Gunung Giri Engineering Consultant KSO sebagai konsultan pengawas.

Peta pengalihan jalan yang dikeluarkan Dinas Perhubungan. [Foto: Dinas Perhubungan Manggarai Barat]
Pekerjaan ini direncanakan berlangsung selama 240 hari kalender, dengan masa pemeliharaan selama 365 hari kalender.

Sumber dana proyek ini berasal dari APBN Tahun Anggaran 2024–2025, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dan keselamatan transportasi di wilayah tersebut.

Bagi pengendara, pastikan untuk mengikuti rambu-rambu yang ada dan gunakan jalur alternatif yang disediakan. Bersiaplah menghadapi perubahan rute selama tiga bulan ke depan. (*)

Penulis : Rino

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan
Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan
PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace
PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0
Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol
PSSI Cup II Mabar: Monster Mbeliling Hajar Gladiator 4-0, Berto Cetak Hattrick
PSSI Cup II Manggarai Barat Butuh Rp375 Juta, Panitia Baru Kantongi 35 Persen
Berikut Jadwal Resmi Babak Penyisihan Grup PSSI Cup II Manggarai Barat 2026
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:00 WITA

Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:47 WITA

PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:01 WITA

PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol

Berita Terbaru