Petani Kakao Sukses di Wae Lengga Tewas Tertimpa Pohon Lontar

- Redaksi

Selasa, 4 Februari 2025 - 13:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manggarai Timur, GBRNews.idSeorang petani kakao sukses asal Wae Lengga, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, Yohanes Ande atau yang biasa dipanggil Bapak Ajo, ditemukan tewas tertimpa pohon lontar di kebunnya sendiri.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Sabtu (1/2/2025). Kejadian bermula saat korban berangkat ke kebunnya yang terletak di Mamuruju, Kelurahan Watu Ngene.

Menurut keterangan Petrus Yohanes Elmiance, anggota DPRD Manggarai Timur yang turut dalam pencarian korban, sehari-hari Bapak Ande mengurus kebun kakao dan sawahnya. Di Mamuruju, ia juga menanam jagung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Beliau sering tidur di kebun. Keluarga awalnya tidak curiga karena mengira dia baik-baik saja seperti biasanya. Namun, sejak Sabtu hingga Minggu, kami tidak mendapat kabar apa pun,” ujar Yohanes Elmiance.

Pada Minggu (2/2/2025), istrinya mulai merasa gelisah dan cemas. Akhirnya, keluarga memutuskan untuk mengecek ke kebun. Pencarian dimulai sekitar pukul 17.00 Wita hingga akhirnya korban ditemukan dalam kondisi tertimpa pohon lontar sekitar pukul 01.00 Wita.

“Kami langsung melakukan penanganan darurat dengan melaporkan kejadian ini ke Polsek Wae Lengga dan Puskesmas Wae Lengga. Proses evakuasi korban dilakukan mulai pukul 02.00 Wita hingga akhirnya jenazah dibawa pulang ke rumah duka,” tambahnya.

Menurut Yance, saat proses evakuasi, jenazah sudah mulai mengeluarkan aroma tidak sedap. Diperkirakan, korban tertimpa pohon lontar pada Sabtu sore, sesaat setelah tiba di kebun.

“Bekal yang beliau bawa masih utuh. Kebetulan saat itu cuaca buruk, hujan deras disertai angin kencang melanda Wae Lengga dan sekitarnya,” ungkapnya.

Yance menambahkan, Bapak Ande adalah sosok yang bersahaja dan pekerja keras.

“Dedikasinya ia persembahkan dalam setiap langkah dan usahanya untuk mewujudkan perwakilan Kecamatan Borong hingga menjadi Kecamatan Kota Komba yang otonom dan definitif,” ujarnya.

Yohanes Ande (tengah) saat menghadiri pelantikan DPRD Kabupaten Manggarai Timur terpilih, Petrus Yohanes Elmiance. (Foto : YP / Nardin Lonnista)

Saat ini, jenazah Yohanes Ande sudah berada di rumah duka untuk disemayamkan oleh keluarga. Yohanes Ande diketahui merupakan salah satu tokoh adat dan penasihat Partai Perindo Kecamatan Kota Komba.

Ia juga sempat hadir dalam pelantikan anggota DPRD Partai Perindo, Yohanes Petrus Elmiance, beberapa waktu lalu. (*) 

Penulis : Nardin Lonnista

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan
Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan
PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace
PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0
Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol
PSSI Cup II Mabar: Monster Mbeliling Hajar Gladiator 4-0, Berto Cetak Hattrick
PSSI Cup II Manggarai Barat Butuh Rp375 Juta, Panitia Baru Kantongi 35 Persen
Berikut Jadwal Resmi Babak Penyisihan Grup PSSI Cup II Manggarai Barat 2026
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:00 WITA

Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:47 WITA

PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:01 WITA

PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol

Berita Terbaru