Dugaan Pelecehan Picu Kerusuhan Hebat di Bima NTB: 6 Motor Dibakar, 103 Warga Sumba NTT Diungsikan

- Redaksi

Jumat, 17 Januari 2025 - 09:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuan Bajo, GBRNews.id –Kerusuhan hebat melanda Pasar Tente, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Rabu (15/1/2025).

Insiden ini memicu pembakaran enam sepeda motor, perusakan tiga unit lainnya dan pengungsian 103 warga asal Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kerusuhan dipicu oleh dugaan pelecehan terhadap seorang perempuan berinisial S (20), warga Desa Nisa, Kecamatan Woha. Pelaku diduga seorang pendatang dari Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Insiden ini memicu pembakaran enam sepeda motor, perusakan tiga unit lainnya dan pengungsian 103 warga asal Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT). Foto ist. 

Setelah insiden itu, massa mendatangi permukiman warga Sumba di sekitar Pasar Tente untuk mencari pelaku. Tidak menemukan yang dicari, mereka melampiaskan kemarahan dengan membakar kendaraan di lokasi.

“Ada enam sepeda motor yang dibakar dan tiga unit lainnya dirusak,” ujar Kapolsek Woha AKP Sudirman, seperti dikutip dari detikbali.com, Jum’at (17/1/2025).

Warga Sumba Dievakuasi

Akibat ketegangan tersebut, 103 warga Sumba, termasuk anak-anak dan perempuan, terpaksa dievakuasi untuk menghindari potensi serangan.

Langkah ini diambil untuk menjamin keselamatan mereka dari ancaman kerusuhan lebih lanjut.

Menurut Kepala BPBD Kabupaten Bima, Isyrah, warga dievakuasi ke gedung Dinsos, tempat tenda pengungsian telah didirikan.

“Kami memindahkan mereka secara bertahap menggunakan kendaraan BPBD,” jelas Isyrah.

Dari data BPBD, warga Sumba yang diungsikan terdiri dari 71 orang dewasa (44 laki-laki, 27 perempuan) dan 33 anak-anak. Foto ist. 

Dari data BPBD, warga Sumba yang diungsikan terdiri dari 71 orang dewasa (44 laki-laki, 27 perempuan) dan 33 anak-anak.

Saat ini, situasi di Pasar Tente telah kondusif. Aparat keamanan tetap berjaga untuk memastikan tidak ada serangan susulan. **

Penulis : Rino

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan
Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan
PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace
PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0
Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol
PSSI Cup II Mabar: Monster Mbeliling Hajar Gladiator 4-0, Berto Cetak Hattrick
PSSI Cup II Manggarai Barat Butuh Rp375 Juta, Panitia Baru Kantongi 35 Persen
Berikut Jadwal Resmi Babak Penyisihan Grup PSSI Cup II Manggarai Barat 2026
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Krisna FC Tundukkan PS Menjaga 2-0, Crespo Hale Motor Serangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:00 WITA

Coach Kletus Gabhe Dorong PSSI Mabar Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:47 WITA

PSSI Cup II Mabar: Wae Sambi FC Bantai Sama Nggitan 4-0, Dwikie Jehaman Cetak Brace

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:01 WITA

PSSI Cup II Mabar: SMANDU FC Tak Berdaya, PSG Papa Garang Pesta Gol 5-0

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Komodo United Bantai Mata Wae 13-1, Angga Asnandi Cetak 8 Gol

Berita Terbaru